Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Usai Viral dan Terancam Sanksi, Kades di Pamijahan Wiwin Komalasari Ungkap Alasannya Tertawakan Berkat Nasi Kotak Bupati Bogor

Syahaamah Fikria • Rabu, 26 Februari 2025 | 02:57 WIB
Tangkapan layar Kades Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan Wiwin Komalasari saat menerima berkat nasi kotak di acara pelantikan Bupati-Wabup Bogor.
Tangkapan layar Kades Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan Wiwin Komalasari saat menerima berkat nasi kotak di acara pelantikan Bupati-Wabup Bogor.

RADARSOLO.COM - Kepala Desa (Kades) Gunung Menyan, Desa Pamijahan Wiwin Komalasari akhirnya ungkap alasannya tertawa-tawa geli saat menerima berkat nasi kotak atau jomet di acara pelantikan Bupati-Wabup Bogor.

Video dirinya yang tertawakan nasi kotak acara Bupati Bogor itu jadi viral di media sosial.

Bahkan langsung ditindaklanjuti oleh Pemkab Bogor.

Kini, Kades Wiwin Komalasari membuat klarifikasi melalui postingannya di akun TikTok @ratuwk1414.

Dalam klarifikasinya itu, Wiwin mengklaim tidak pernah berniat untuk menghina makanan maupun berkat nasi kotak yang diterimanya.

Menurut Wiwin, dia tertawa lantaran merasa senang mendapatkan nasi kotak tersebut.

Dia juga mengatakan, videonya yang jadi viral itu hanya untuk seru-seruan.

"Kita dapat makan itu kan di besek, dan kita tidak makan di sana, melainkan kita dibawa, ditenteng dan kita senang," ucap kades viral itu.

Lantas, mengapa dia juga mengatakan 'geli' saat menerima berkat nasi kotak tersebut?

Lagi-lagi Wiwin mengklaim jika kata 'geli' itu bukan berarti jijik dengan nasi kotak.

"Mungkin di situ ada kata-kata geli, geli itu bukan berarti jijik, melainkan itu lucu," ujar Wiwin.

"Saya pribadi orang Sunda, jadi bicaranya 'lucu ya kita seru-seruan bawa tentengan ini bawa berkat ini lucu'," imbuh dia.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengaku telah meminta Camat Pamijahan untuk memberikan pembinaan kepada kades setempat.

Sebagai tokoh publik, ucap dia, harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Harus bijak dalam penggunaan medsos. Ada yang sifatnya pribadi, ada yang sifatnya dengan jabatan kita," tandas Ajat. (ria)

 

 

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#Pamijahan #viral #Berkat #klarifikasi #nasi kotak #kades #bogor #Wiwin Komalasari