Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Sejumlah Pendaki Gunung Lawu Kesurupan di Pos 2: Disebut Kental Energi Mistis, Leluhur Murka Gara-gara Hal Ini

Syahaamah Fikria • Kamis, 27 Februari 2025 | 02:42 WIB

Potongan layar sejumlah pendaki kesurupan dan kondisi Gunung Lawu yang banyak sampah.
Potongan layar sejumlah pendaki kesurupan dan kondisi Gunung Lawu yang banyak sampah.

RADARSOLO.COM - Sejumlah pendaki Gunung Lawu via jalur Candi Cetho diduga mengalami kesurupan atau kerasukan. Video saat para pendaki alami kesurupan itu pun jadi viral di medsos.

Dalam unggahan di akun TikTok @lawu.via.cetho, terlihat sejumlah pendaki yang diduga kerasukan, dan ditangani di basecamp Pos Candi Cetho.

"Lawu Berduka Leluhur Murka," demikian keterangan dalam video itu.

Masih dalam video, kemudian ditunjukkan kondisi di Pos 2 jalur Candi Cetho yang penuh sampah.

Sampah-sampah plastik itu bertebaran di sejumlah tempat. Hingga ketika dibersihkan dan dikumpulkan, volumenya sangat banyak.

"Gunung bukan tempat sembarangan yang bisa kalian jadikan tempat sampah bagi para pendaki yang tidak mau mengalami kejadian yg seperti di video tersebut tolong dengan sangat bawa turun lagi sampahmu atau luluhur lawu yang akan menyiksamu," tulis akun tersebut.

Lebih lanjut, akun itu menyebut, video itu bukan bermaksud untuk menyalahkan orang-orang yang terekam di dalamnya.

"Kami bukan meyalahkan ini untuk pembelajaran. kami tujukan bagi seluruh pendaki yang melakukan pendakian ke lawu via cetho agar menaati peraturan yg sudah ada dan terutama sampah," sambung @lawu.via.cetho.

Lantas, bagaimana dan apa yang terjadi?

Anggota Relawan Candi Cetho, Eko Supardi mengungkapkan, insiden kesurupan masal itu terjadi pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat para pendaki dalam perjalanan turun.

Adapun peristiwa bermula saat rombongan pendaki yang berjumlah lebih dari 10 orang melakukan pendakian Gunung Lawu via jalur Candi Cetho pada Kamis (20/2/2025) sore.

Sesampainya di puncak, salah satu pendaki menunjukkan gejala kesurupan, namun sempat mendapatkan pertolongan di salah satu warung.

Setelah dianggap pulih, mereka melanjutkan perjalanan turun.

"Awalnya hanya satu orang yang kesurupan di puncak. Sempat ditangani di warung dan sembuh. Tapi saat tiba di gapura jalur Cetho, ada satu orang yang tiba-tiba diam saja. Lalu, begitu sampai bawah, semua (6 pendaki) terkena (kesurupan),” ujar Eko, Rabu (25/2/2025).

Eko dan tiga rekannya segera memberikan pertolongan kepada para pendaki yang mengalami kesurupan.

Mereka melakukan ritual khusus agar para pendaki bisa kembali sadar.

Eko menduga, insiden ini berkaitan dengan perilaku pendaki selama berada di Gunung Lawu.

Salah satunya adalah tindakan membuang sampah sembarangan.

"Mungkin sampah yang menumpuk begitu banyak. Pos 2 itu memang terkenal memiliki energi mistis yang kuat. Di situ ada pohon besar dan beberapa kejadian serupa sering terjadi di sana," jelasnya.

Proses pemulihan berlangsung sekitar 1 jam sebelum satu per satu pendaki kembali sadar.

Setelah merasa lebih baik, mereka beristirahat sejenak sebelum akhirnya memutuskan untuk pulang.

"Saya sempat membakar dupa dan meminta maaf. Entah itu kesalahan dari mereka sendiri atau pendaki lain, kita tidak tahu pasti," tambahnya.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan alasan dirinya mengunggah kejadian tersebut ke media sosial karena ingin memberikan peringatan kepada pendaki lain agar selalu menjaga etika saat berada di Gunung Lawu.

"Saya unggah sebagai pelajaran bagi teman-teman pendaki. Saat kita bertamu ke alam, kita harus sopan dan menjaga kebersihan tempat itu," tutupnya. (ria)

 

 

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#gunung lawu #mistis #pendaki #kesurupan #sampah