RADARSOLO.COM-Sosok Ibu Guru Salsa, yang videonya viral di media sosial, akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun TikTok pribadinya.
Dalam pernyataannya, Salsa meminta maaf kepada masyarakat, keluarga, dan instansi tempatnya mengajar yang terdampak akibat tersebarnya video asusila tersebut.
Melalui video klarifikasinya, Salsa mengungkapkan penyesalan mendalam atas insiden ini.
Dia menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mencemarkan nama baik sekolah atau instansi mana pun.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan atas kasus saya. Saya merasa bersalah dan sangat menyesal atas kejadian ini," ujarnya.
Salsa juga mengaku menjadi korban penipuan seseorang yang dikenalnya lewat media sosial.
Dia termakan bujuk rayu orang tersebut, hingga akhirnya membuat video pribadi yang seharusnya hanya untuk konsumsi pribadi.
Namun, video tersebut disebarkan dan diperjualbelikan tanpa seizinnya.
Salsa menegaskan bahwa dia tidak bisa mengontrol peredaran video tersebut.
"Saya tertipu oleh seseorang di media sosial, dan chat pribadi saya disebarluaskan serta diperjualbelikan. Saya tidak bisa mengontrol hal itu," tuturnya.
Akibat skandal ini, Salsa mengaku telah mengundurkan diri sebagai guru bantu di SD tempat ia mengajar sejak 7 Februari 2025.
Baca Juga: Ciptakan Suasana Kondusif Jelang Ramadan, Polres Klaten Gelar Dzikir dan Sholawat
Keputusan ini diambil tanpa paksaan dari pihak mana pun.
"Dengan sadar dan tanpa paksaan, saya mengundurkan diri sebagai guru bantu. Sebelumnya, saya adalah mahasiswi yang mencoba mencari pengalaman dan mengembangkan pengetahuan dengan mengajar," urainya.
Salsa juga meminta agar masyarakat tidak menyerang keluarganya, teman-temannya, ataupun instansi tempat dia pernah bernaung.
Salsa berharap agar peristiwa ini bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang untuk lebih waspada terhadap modus penipuan di media sosial.
"Saya mohon jangan menyerang keluarga saya, teman-teman saya, dan instansi yang ada kaitannya dengan saya sebelumnya," katanya.
Di akhir klarifikasinya, Salsa mengungkapkan keinginannya untuk kembali menjalani hidup normal dan berjanji untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
"Saya hanya ingin kehidupan saya bisa terus berlanjut dan menjalani keseharian saya dengan normal kembali," pungkasnya. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono