RADARSOLO.COM – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyatakan keprihatinannya atas penutupan PT Sritex yang berdampak pada ribuan tenaga kerja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo memastikan tidak tinggal diam dan berjanji akan membantu para pekerja terdampak melalui program pendampingan dan fasilitasi penyaluran tenaga kerja ke perusahaan lain.
"Kami ikut prihatin karena jumlah tenaga kerja yang terdampak cukup banyak. Namun, sebagai pemerintah, kami tidak akan menutup mata. Dinas Tenaga Kerja akan berupaya mencari peluang kerja di perusahaan-perusahaan lain di Sukoharjo yang masih membutuhkan tenaga kerja," ujar Etik Suryani, Sabtu (1/3/2025).
Menurut Etik, Dinas Tenaga Kerja Sukoharjo telah mengidentifikasi beberapa perusahaan di wilayahnya yang masih membuka lowongan kerja.
Pemkab akan memfasilitasi pencocokan tenaga kerja eks Sritex dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pekerja, sesuai dengan keterampilan yang dimiliki para karyawan terdampak.
"Pendampingan ini penting agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan baru yang sesuai dengan keahlian mereka. Kami akan terus berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan di Sukoharjo untuk memastikan tenaga kerja dari PT Sritex bisa mendapatkan kesempatan kerja yang layak," tambahnya.
Meski situasi sulit, Pemkab Sukoharjo berkomitmen untuk tetap mendukung tenaga kerja terdampak dan berupaya menciptakan solusi terbaik bagi mereka.
Pemerintah berharap, dengan pendampingan dan fasilitasi yang diberikan, para karyawan eks Sritex bisa segera mendapatkan pekerjaan baru dan tetap memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Kini, semua pihak berharap agar proses penyaluran tenaga kerja ini berjalan lancar, sehingga ribuan karyawan yang terkena PHK dapat segera bangkit dari krisis ekonomi akibat penutupan Sritex. (kwl)
Editor : Damianus Bram