RADARSOLO.COM – Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan brutal terhadap seorang juru parkir (jukir) oleh sekelompok geng motor di dalam minimarket viral di media sosial.
Peristiwa tragis ini terjadi di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, pada Minggu (16/3/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.
Video yang diunggah akun X X @B3doel___, memperlihatkan aksi sadis geng motor yang mengejar korban hingga ke dalam minimarket, lalu menganiayanya dengan benda tumpul dan senjata tajam.
Pegawai minimarket dan pelanggan yang menyaksikan peristiwa tersebut histeris ketakutan, namun tak mampu menghentikan aksi para pelaku.
Dikejar dan Dikeroyok di Minimarket
Menurut saksi mata, awalnya geng motor tersebut mendatangi korban yang sedang menjaga parkiran minimarket.
Korban yang merasa terancam berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam toko, tapi justru dikejar dan dikeroyok secara membabi buta.
Dalam video yang beredar, korban tampak terbaring lemas dengan luka parah.
Namun para pelaku tetap melanjutkan penganiayaan.
Setelah melakukan aksinya, mereka meninggalkan korban dalam kondisi berlumuran darah.
Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara membenarkan insiden viral tersebut.
Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Polresta Bandung dan Polsek Cimaung telah melakukan olah TKP terkait kejadian yang terjadi menjelang waktu berbuka puasa, yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Luthfi dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
Satu Pelaku Ditangkap
Polisi bergerak cepat setelah insiden ini terjadi.
Salah satu pelaku berinisial DK berhasil ditangkap dalam waktu tiga jam setelah kejadian.
Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono menyebut, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat dalam pengeroyokan maut itu.
"Kami informasikan terkait kasus kekerasan di muka umum bersama-sama yang terjadi di Cimaung. Dalam waktu 3 jam, Satreskrim Polresta Bandung bersama tim berhasil mengamankan pelaku berinisial DK," ungkap Aldi dalam konferensi pers di Mapolresta Bandung, Senin (17/3/2025).
Bermula dari Perselisihan Usai Pembagian Takjil
Dari hasil penyelidikan awal, kejadian ini bermula saat kelompok geng motor tersebut bertemu dengan korban setelah membagikan takjil.
Terjadi perselisihan yang berujung pada aksi pengeroyokan brutal hingga korban meregang nyawa.
"Ada ketersinggungan di antara mereka, sehingga anggota ormas Brigez mengejar korban. Lalu melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia," kata Aldi.
Saat ini, polisi masih mendalami motif di balik insiden ini. Jenazah korban pun telah diautopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti.
Anggota Geng Motor Diburu
Kapolresta Bandung menegaskan, pihaknya masih memburu para pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Aldi juga meminta mereka untuk segera menyerahkan diri sebelum ditangkap dengan tindakan tegas.
"Kami mengimbau para pelaku untuk segera menyerahkan diri. Jika tertangkap oleh tim kami, maka kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur," tegas Aldi. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria