RADARSOLO.COM – Liga 4 DK Jakarta 2024/2025 siap digelar, menampilkan 22 tim peserta yang terbagi dalam enam grup.
Kompetisi ini menjadi ajang pembuktian bagi klub-klub ibu kota dalam menunjukkan kualitas serta kapasitas mereka di dunia sepak bola.
Setelah melalui proses workshop, drawing, dan manager meeting (MCM) yang digelar pada 16 Maret 2025, Asprov PSSI DK Jakarta akhirnya meresmikan pembagian grup dan format kompetisi.
Kickoff dijadwalkan berlangsung mulai 7 April dan akan berjalan hingga 17 April 2025.
Stadion Asiop dan Stadion Madya Senayan sebagai lokasi pertandingan fase grup.
Liga 4 Jakarta tahun ini tak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga tiket emas menuju Liga 4 Putaran Nasional.
Dua tim yang berhasil menembus final akan otomatis mendapatkan tiket ke babak nasional, bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai provinsi untuk memperebutkan promosi ke Liga 3 musim 2025/2026.
Persaingan Ketat di Setiap Grup
Kompetisi ini akan dimeriahkan oleh klub-klub bersejarah dan tim-tim dengan akademi sepak bola terbaik di Jakarta.
Salah satunya adalah Persija Muda, bagian dari sistem pengembangan pemain Persija Jakarta yang telah mencetak banyak talenta berbakat.
Selain itu, ada UMS Jakarta, klub tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 1905, menandakan sejarah panjang sepak bola ibu kota yang masih terus berlanjut.
Pembagian grup Liga 4 Jakarta 2024/2025 adalah sebagai berikut:
- Grup A: Persitara Jakarta Utara, Bintang Kota FC, MC Utama, Bina Taruna FC
- Grup B: Jakarta City, Persija Barat, Trisakti FC, Jakarta United
- Grup C: Batavia FC, UMS FC, Taruma FC, ABC Wirayudha
- Grup D: PSJS Jakarta Selatan, Persija Muda, Bintang Kranggan FC, Urakan FC
- Grup E: Asiop FC, Bina Mutiara FC, PS Pemuda Jaya
- Grup F: Betawi FC, Putra Indonesia FC, Taruna Persada FC
Perebutan Tiket ke Babak Nasional
Berdasarkan surat resmi PSSI Nomor 1304/PGD/117/III-2025 yang diterbitkan pada 12 Maret 2025, Liga 4 Jakarta hanya mendapatkan dua kuota ke Liga 4 Putaran Nasional.
Dua tim yang lolos ke final Liga 4 Jakarta akan otomatis mendapatkan tiket ke babak nasional, bergabung dengan 64 tim terbaik dari seluruh Indonesia yang akan bersaing untuk promosi ke Liga 3 musim 2025/2026.
Sebagai perbandingan, beberapa provinsi lain mendapatkan kuota yang lebih banyak:
- Jawa Timur: 8 kuota
- Jawa Barat: 6 kuota
- Jawa Tengah: 4 kuota
- Banten: 2 kuota
- DK Jakarta: 2 kuota
- DIY: 1 kuota
Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, kompetisi ini akan menjadi pertarungan sengit bagi klub-klub ibu kota untuk membuktikan diri layak melaju ke tingkat yang lebih tinggi.
Apakah Liga 4 Jakarta akan berjalan sesuai jadwal? Siapa dua tim yang akan mewakili ibu kota di putaran nasional?
Jawabannya akan segera terungkap dalam beberapa minggu ke depan, saat para tim mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas lapangan.
Sementara itu, klub-klub peserta hanya bisa berharap agar Asprov DK Jakarta segera memberikan kepastian, agar kompetisi bisa berjalan lancar tanpa kendala administratif.
Dengan pertarungan yang semakin dekat, Liga 4 Jakarta bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga panggung bagi talenta muda untuk menembus dunia sepak bola profesional. (nik)
Editor : Niko auglandy