RADARSOLO.COM – Penggerebekan arena sabung ayam di Negara Batin, Way Kanan, Lampung yang menewaskan tiga anggota polisi diduga ditembak oknum TNI pada Senin sore (17/3/2025), mengungkap fakta mengejutkan.
Puluhan mobil mewah diduga milik para pelaku sabung ayam ditinggalkan di lokasi, saat penggerebekan terjadi.
Hal ini memicu dugaan bahwa para pelaku judi tersebut berasal dari kalangan terpandang.
Mobil Mewah Berserakan di TKP
Saat operasi dilakukan oleh 17 personel gabungan dari Polsek Negara Batin dan Polres Way Kanan, para pelaku sabung ayam panik dan melarikan diri.
Para pelaku meninggalkan mobil-mobil mereka di tempat kejadian.
Di antara kendaraan yang ditemukan, terdapat berbagai merek dan tipe kelas atas.
Seperti Toyota Innova BE139*ALN, Daihatsu Terios putih G131*AN, Mitsubishi Pajero Sport BE104*ASC, Toyota Fortuner BE137*B, Toyota Hilux hitam BE1*AS dan lainnya.
Total sekitar 20 unit mobil berbagai jenis tertinggal di area tersebut.
Hal ini menunjukkan jika aksi judi sabung ayam yang diduga dibekingi oknum TNI itu melibatkan pelaku-pelaku kelas atas.
Warga Resah dan Takut Keluar Rumah
Sementara itu, kesaksian mengenai aktivitas sabung ayam itu diungkapkan warga sekitar.
Ardi Erwansyah, warga setempat mengungkapkan, kegiatan sabung ayam tersebut telah berlangsung sekitar 5 bulan.
Awalnya sepi, namun belakangan ramai dikunjungi, bahkan oleh orang-orang dari luar daerah.
"Para pemain sabung ayam ini dari orang jauh dan dari luar kota," ujar Ardi.
Ia menambahkan, usai terjadi penggerebekan yang menewaskan tiga anggota polisi, saat ini masyarakat merasa takut untuk bepergian.
Mereka khawatir terjadi konflik antar aparat yang bisa melibatkan warga sipil.
Status Dua Oknum TNI
Di sisi lain, Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah, dua oknum TNI yang diduga melakukan penembakan terhadap tiga anggota polisi saat penggerebekan, saat ini telah ditahan.
Namun demikian, hingga kini status mereka masih sebagai saksi.
“Jadi, dua orang oknum (prajurit TNI AD) itu statusnya sekarang masih sebagai saksi ya,” kata Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal Ujang Drawis.
Adapun tiga anggota polisi yang tewas ditembak saat penggerebekan sabung ayak, yakni Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bintara Polsek Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto dan Bintara Sat Reskrim Polres Way Kanan Bripda M Ghhalib Ganta. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria