Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral! Polisi Cek Tumpukan Uang Baru Rp 2 Miliar yang Dipamerkan Pemuda Pasuruan, Beneran Uang Asli atau Palsu?

Syahaamah Fikria • Rabu, 26 Maret 2025 | 00:11 WIB
Wilda, pemuda Pasuruan yang pamerkan tumpukan uang baru senilai Rp 2 miliar.
Wilda, pemuda Pasuruan yang pamerkan tumpukan uang baru senilai Rp 2 miliar.

RADARSOLO.COM – Aksi viral Wildan, pemuda asal Pasuruan yang pamerkan tumpukan uang baru senilai Rp 2 miliar untuk jasa penukaran Lebaran tuai perhatian publik. Kini aparat gabungan pun turun tangan.

Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, Satpol PP, serta perwakilan perbankan akhirnya mendatangi ruko di Jalan Raya Bangil-Pandaan, Kabupaten Pasuruan milik Wildan.

Lokasi tersebut merupakan tempat usaha penukaran uang yang belakangan ramai diperbincangkan warganet.

Langkah ini dilakukan untuk memverifikasi keaslian uang baru pecahan kecil, mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 20.000, yang dipamerkan dan dijajakan secara terbuka.

Uang Dicek Pakai Money Detector

Menurut Kasat Binmas Polres Pasuruan Iptu Sunarti, pengecekan dilakukan menyusul ramainya perbincangan soal jasa penukaran uang dadakan menjelang Lebaran.

Pihaknya tidak ingin masyarakat terjebak dalam praktik penipuan atau menggunakan uang palsu.

“Kami lakukan pengecekan bersama tim lintas sektor untuk memastikan uang yang dipamerkan benar-benar asli. Sebab saat ini sedang marak kegiatan tukar uang baru menjelang Lebaran,” ujar Iptu Sunarti, Selasa (25/3/2025).

Pemeriksaan uang dilakukan menggunakan alat pendeteksi uang palsu atau money detector.

Hasilnya, seluruh lembaran uang yang diperiksa dinyatakan asli dan tidak ditemukan tanda-tanda pemalsuan.

“Sudah dicek, dan uang milik Wildan itu semuanya asli. Tidak ada indikasi uang palsu,” tegasnya.

Menanggapi kehebohan yang terjadi, Wildan, sang pemilik jasa penukaran uang hingga Rp 2 miliar itu mengatakan, usahanya mendapatkan uang baru dalam jumlah besar tidak semudah yang dibayangkan.

Ia bahkan harus membeli dari orang lain atau mengirim tim ke berbagai lokasi untuk melakukan penukaran secara resmi.

“Kita dapat uang ini dengan modal yang cukup besar, beli dari orang yang sudah nukar ke bank, kadang juga kirim tim langsung ke tempat penukaran,” jelas Wildan dalam video klarifikasinya.

Dirinya juga membantah dugaan bahwa uang tersebut berasal dari jalur tidak resmi atau ada akses khusus dari pihak tertentu.

Ia mengaku hanya menjalankan jasa penukaran seperti pedagang pada umumnya, mengingat permintaan masyarakat terhadap uang baru selalu tinggi menjelang lebaran.

Sementara itu, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memamerkan uang dalam jumlah besar di media sosial.

Selain berisiko mengundang tindak kriminal, hal ini juga bisa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kami imbau masyarakat untuk tidak terpancing ikut-ikutan memamerkan uang di media sosial, apalagi dalam jumlah besar. Ini bisa memicu kejahatan atau disalahgunakan oleh oknum," kata Iptu Sunarti.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk melakukan penukaran uang melalui jalur resmi yang disediakan Bank Indonesia (BI) dan perbankan agar terhindar dari risiko penipuan dan mendapatkan jaminan keaslian uang. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#bi #viral #pemuda #uang baru #tukar uang baru #money detector #polisi #pasuruan