RADARSOLO.COM – Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan heboh kasus dugaan pelecehan seksual terhadap belasan siswi SD di Depok, Jawa Barat. Mirisnya, pelaku diduga adalah oknum guru yang masih aktif mengajar di sekolah tersebut.
Kasus ini mencuat lewat unggahan konten kreator dan aktivis sosial, Ronald A. Sinaga alias Broron.
Melalui akun Instagram pribadinya, @brorondm, Broron menyebut bahwa jumlah korban mencapai 14 siswi.
Sementara pelaku adalah oknum guru yang masih berstatus sebagai tenaga pengajar di SD terkait.
"Kali ini, korban sebanyak 14 siswi. Si guru bodat masih ngajar sampai berita semalam," tulis Broron, sembari menuliskan nama SD yang dimaksud.
Unggahan tersebut juga disertai foto Broron yang tengah menemani salah satu korban.
Lebih lanjut, dalam caption postingannya, Broron juga menulis singkat pengakuan dari ibu salah seorang korban terkait kelakuan bejat oknum guru kepada sang anak yang masih kelas 6 SD.
Postingan Broron itu langsung menuai reaksi keras netizen, yang emosi dengan perilaku bejat oknum guru.
"Saya rela kok nampolin tu guru 3 hari 3 malem non stop for free," komen
@bangsimpl*****.
"Pihak sekolah apalagi swasta, kalo ada kasus mana mau buka bukaan .. Rugi , ntar yang daftar dikit, rugi ntar ortu narik semua anak nya , selagi bisa di pendam, dipendam aja. Begitulah realita.. entah itu sekolah islam, kristen atau negeri ," tulis @zabavaje*****.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan pelecehan di lingkungan pendidikan, yang ironisnya dilakukan oleh oknum guru, sosok yang seharusnya menjadi panutan dan pelindung bagi anak-anak di sekolah.
Sementara itu, hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah ataupun dinas pendidikan terkait penanganan terhadap kasus tersebut. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria