RADARSOLO.COM – Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan membenarkan bahwa mereka telah menerima laporan terkait tunggakan pembayaran terhadap salah satu dapur penyedia layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Nilai tunggakan tersebut mencapai lebih dari Rp 900 juta.
Laporan itu teregistrasi dalam LP/B/1160/IV/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA dan kini tengah dalam proses penyelidikan.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah barang bukti yang menguatkan laporan tersebut.
“Betul, sudah ada laporan yang masuk ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait program Makan Bergizi Gratis. Saat ini sedang kami tangani,” ujarnya, Rabu (17/4/2025).
Nurma menjelaskan bahwa persoalan ini muncul antara pihak kedua dan pihak ketiga dalam kerja sama pelaksanaan dapur MBG, dan bukan langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penyelenggara program.
“Ada kerja sama antara dua pihak, bukan dengan BGN secara langsung. Kami sudah menerima bukti berupa kwitansi dengan nilai lebih dari Rp 900 juta,” ungkap Nurma.
Lebih lanjut, Nurma memastikan bahwa penyelidikan akan terus berjalan dan Polres Metro Jakarta Selatan akan memanggil para pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan.
“Kami tentu akan mendalami kasus ini dengan serius. Akan kami panggil semua pihak terkait untuk klarifikasi,” tegasnya.
Program MBG sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat yang belakangan menjadi sorotan publik karena isu pelaksanaan dan pengelolaan anggaran yang masif.
Kasus ini pun menjadi perhatian karena menyangkut dana publik dan nasib pelaku usaha yang menjadi mitra penyedia makanan. (dam)
Editor : Damianus Bram