RADARSOLO.COM - Pihak manajemen Jawa Timur Park Group berikan penjelasan pasca insiden jatuhnya seorang pengunjung remaja berinisial RDP dari wahana ekstrem Pendulum 360 di Jatim Park 1.
Pihak Jawa Timur Park Group menegaskan bahwa mereka memiliki prosedur standar keamanan yang dilakukan secara rutin.
Setiap wahana, termasuk wahana ekstrem, diklaim selalu menjalani pemeriksaan harian sebelum dibuka untuk pengunjung.
Hal tersebut diungkap Titik S. Ariyanto, selaku Manager Marketing and Public Relations Jatim Park Group.
"Untuk antisipasi berikutnya, yang jelas kami setiap hari melakukan DIC atau Daily Inspection Check terhadap semua wahana kami," ungkap Titik S. Ariyanto dikutip dari Jawa Pos.
Titik menyebut bahwa insiden yang menimpa pengunjung berusia 14 tahun itu adalah murni kecelakaan yang tidak diharapkan oleh siapapun.
Ia menekankan bahwa manajemen sangat menyesalkan peristiwa ini dan menyatakan bahwa insiden tersebut menjadi bahan evaluasi besar-besaran di internal perusahaan.
"Yang terjadi terhadap korban ini adalah murni kecelakaan yang tidak diharapkan oleh siapapun. Dan ini menjadi evaluasi bagi kami mengenai teknis yang terjadi, mengapa hal ini bisa terjadi. Saat ini kami masih menunggu hasil penyidikan dari pihak yang berwenang," lanjutnya.
Sebelumnya, video detik-detik insiden sempat viral di media sosial, memperlihatkan korban terjatuh dari wahana yang sedang berputar.
Ia tampak sempat berusaha bertahan dengan memegang kursinya, namun akhirnya terlepas dan terjatuh dari ketinggian hampir dua meter.
Akibatnya, korban mengalami patah tulang kaki kanan dan jari tangan kanan.
Sejak kejadian pada Senin, 8 April 2025 pukul 16.00 WIB itu, wahana 360 Pendulum langsung dihentikan operasionalnya mulai 9 April, dan belum dibuka kembali hingga saat ini.
Proses investigasi dari pihak kepolisian dan pihak terkait masih terus berjalan.
Manajemen juga memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban hingga pulih, meski keluarga memilih rumah sakit dan dokter spesialis di luar jaringan asuransi yang disediakan pihak taman hiburan.(np)
Editor : Nur Pramudito