Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kisah Eni, Mantri BRI yang Berkontribusi dalam Pemberdayaan UMKM Gerabah di Lombok Barat

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 22 April 2025 | 01:38 WIB
Eni,38, yang telah menjadi Mantri BRI selama 12 tahun saat melakukan pendampingan kepada klaster UMKM binaan industri gerabah, yaitu Creating Carving di Kecamatan Kediri, Lombok Barat, NTB.
Eni,38, yang telah menjadi Mantri BRI selama 12 tahun saat melakukan pendampingan kepada klaster UMKM binaan industri gerabah, yaitu Creating Carving di Kecamatan Kediri, Lombok Barat, NTB.

RADARSOLO.COM-Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April selalu menjadi momen yang menandai perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan.

Salah satunya dalam memperoleh hak atas pekerjaan yang layak dan memberikan dampak nyata bagi dirinya, keluarga, hingga masyarakat sekitar.

Salah satu contoh nyata dari perjuangan tersebut adalah sosok Nuraini, atau yang akrab disapa Eni,38, yang telah menjadi Mantri BRI selama 12 tahun.

Eni memulai karirnya di BRI sebagai customer service selama dua tahun.

Meskipun sudah cukup berpengalaman, ia merasa ada tantangan lebih yang ingin ia raih.

“Saya kurang puas dengan posisi customer service. Saya suka tantangan dan bertemu orang-orang bar," jelasnya.

"Dari situ saya tertarik untuk pindah ke bagian marketing, khususnya segmen Mikro yang dikenal dengan sebutan Mantri BRI. Mobilitasnya tinggi, jadi saya tidak gampang jenuh dan lebih seru menjalankannya dibandingkan hanya bekerja di kantor,” lanjut dia.

Sebagai Mantri BRI, Eni bertugas melayani masyarakat, terutama di sektor mikro, dengan fokus pada penyaluran kredit, pemasaran produk BRI, dan pemberdayaan nasabah.

Selain itu, dengan perkembangan digital, Eni juga berperan dalam mendorong literasi digital dan penggunaan produk keuangan digital, seperti AgenBRILink dan transaksi melalui QRIS.

Salah satu kegiatan yang dijalani Eni adalah mengunjungi nasabah, melakukan pick up service, mengedukasi penggunaan QRIS.

Serta melakukan pendampingan kepada klaster UMKM binaan industri gerabah, yaitu Creating Carving di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Creative Carving merupakan perkumpulan perajin gerabah yang memasarkan produknya, terutama ke Bali.

Baca Juga: Dari Batu Akik ke Perhiasan Modern, Bening by Helena Sukses Berkat Dukungan BRI

“Di Desa Banyumulek, Kediri, Lombok Barat, hampir 90% mata pencaharian utama masyarakatnya adalah perajin gerabah. Kami sebagai Mantri BRI membantu permodalan, seperti memfasilitasi pinjaman KUR BRI dan memberikan pendampingan,” urai Eni.

Sebagai Mantri BRI, Eni mengungkapkan suka dukanya. Keuntungannya, dengan pekerjaan ini, ia merasa seperti dianggap keluarga oleh nasabahnya.

Ia juga lebih mudah mendapatkan informasi mengenai calon nasabah baru.

Namun, ada juga tantangan yang harus dihadapi, yaitu saat berurusan dengan nasabah yang menunggak atau tidak membayar angsuran kredit.

Meskipun demikian, Eni merasa puas karena pekerjaannya dapat memberikan kontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian mikro, terutama dalam mengembangkan UMKM gerabah di Lombok Barat.

Selain itu, menjadi Mantri BRI juga memberikan kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya.

“Saya pun berharap kepada perempuan-perempuan Indonesia di luar sana agar tidak ragu untuk memulai dan melangkah dalam meniti karir di bidang yang kita minati," terang Eni.

"Saat kita sungguh-sungguh menekuninya, dampaknya tidak hanya buat kita, tetapi juga bisa dirasakan oleh keluarga dan masyarakat sekitar,” lanjut dia.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan, mantri BRI telah menjadi simbol ketangguhan dan kepedulian.

“Dengan semangat melayani dan memberdayakan, mantri BRI hadir di tengah pelaku UMKM untuk memberikan akses keuangan, pendampingan, dan memberikan harapan untuk menggerakkan roda perekonomian," ungkapnya.

"Kami berharap perempuan Indonesia bisa semakin berdaya dan turut mendorong geliat ekonomi nasional,” lanjut Agustya. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#BRI #Kartini #Mantri BRI #pemberdayaan #Mikro #BBRI #umkm