Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral Video Gibran Vs Ferry Irwandi Bahas Bonus Demografi, Siapa Lebih Keren? Netizen: Kebanting Jauh!

Syahaamah Fikria • Kamis, 24 April 2025 | 04:38 WIB
Video monolog Wapres Gibran Rakabuming Raka bahas bonus demografi.
Video monolog Wapres Gibran Rakabuming Raka bahas bonus demografi.

RADARSOLO.COM – Video monolog Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bahas soal bonus demografi, masih jadi sorotan. Apalagi kini ada video "tandingan" yang dibuat konten kreator Ferry Irwandi.

Melalui kanal YouTube miliknya, Sabtu (19/4/2025), Gibran menyoroti pentingnya memanfaatkan peluang bonus demografi Indonesia pada periode 2030–2045.

Gibran mengatakan, lebih dari separuh atau sebanyak 208 juta penduduk Indonesia pada kurun 2030-2045 akan berada pada usia produktif.

"Kesempatan ini tidak akan terulang, di mana sekitar 208 juta penduduk kita akan berada di usia produktif," kata Gibran dalam videonya.

Gibran menyampaikan bahwa Indonesia harus adaptif di tengah tantangan global seperti perang dagang dan perubahan iklim.

Ia juga menekankan pentingnya anak muda untuk cepat belajar, berani berinovasi, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

"Karena penentu di era kompetisi saat ini bukan siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling cepat belajar, cepat beradaptasi, dan cepat memanfaatkan peluang," papar Gibran.

Tak hanya itu, Gibran menyebut keberhasilan film animasi lokal "Jumbo" yang telah ditonton jutaan orang.

“Akan ditayangkan di 17 negara Asia dan Eropa. Ini menjadi era baru industri animasi Indonesia,” ujar Gibran.

Dia pun menyinggung keberhasilan Timnas U-17 sebagai bukti anak muda Indonesia sudah tampil di garis depan kemajuan.

Alih-alih mendapat apresiasi, video Gibran justru menuai kontroversi.

Video tersebut menjadi sasaran kritik netizen.

data dari situs pelacak interaksi YouTube, hingga Rabu (23/4/2025), jumlah like untuk video tersebut mencapai 44 ribu.

Sedangkan jumlah dislike sebanyak 108.157.

Adapun jika dipantau langsung di video YouTube yang diposting Gibran, angka dislike itu tak terlihat. Diduga angka dislike telah disembunyikan sang Wapres.

Ferry Irwandi Tanggapi dengan Video “Tandingan”

Di tengah heboh video monolog Gibran, sosok CEO Malaka Project Ferry Irwandi pun ramai disebut-sebut netizen.

Salah satunya lantaran banyak netizen yang menilai jika video monolog Gibran dibuat mirip dengan konsep-konsep konten milik Ferry Irwandi.

Tak lama, Ferry yang dikenal sebagai kreator konten edukatif tersebut membuat pun sebuah video "tandingan" yang meniru thumbnail hingga judul dari video Gibran.

"Saya meniru video, thumbnail dan judul dari bapak wakil presiden @gibran_rakabuming. Minus prompter, editing dan semuanya dilakukan dengan one take long shoot. Selamat menonton," tulisnya pada akun Istagram @irwandiferry.

Ya, sebelum memulai monolognya, dalam videonya tampak Ferry memberi sindiran terkait proses pembuatan dan editing video Gibran.

"Kita nggak usah pakai prompter, nggak usah pakai edita-editan yang kayak teks everywhere gitu loh. Dan nggak usah pakai soundtrack," ucap Ferry.

Dalam konten "tiruan" tersebut, Ferry juga membahas soal bonus demografi, namun dengan bahasa lebih sederhana dan kritis.

Dia mengkritisi narasi yang terlalu membebankan tanggung jawab pada generasi muda, tanpa menyoroti kesiapan pemerintah sebagai pemegang kendali kebijakan.

"Pemain kunci di sini jelas, seperti yang digembar-gemborkan oleh pemerintah adalah anak muda Indonesia. Tapi pemerintah suka luput, menyebut satu hal yang lebih penting daripada anak muda Indonesia," papar dia.

Padahal, lanjut dia, pemerintah yang berkuasa adalah yang paling menentukan keberhasilan dalam memanfaatkan bonus demografi.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, sebenarnya bonus demografi bukanlah suatu hasil.

Namun, merupakan alat untuk mengantarkan Indonesia menjadi negara maju.

"Bonus demografi memang harus diupayakan. Karena inilah kendaraan kita menuju status negara maju," ucapnya.

Ferry mengakui, Indonesoa sesungguhnya memiliki banyak anak muda berpotensi, yang mampu membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi.

"Namun, apakah pemerintah benar-benar siap dengan pertumbuhan ini?" kata dia.

Di sisi lain, Ferry juga menyindir peran anak muda Indonesia dengan hanya memiliki akses minim untuk mendapatkan jabatan di pemerintahan.

"Ada banyak anak muda memang di kabinet Indonesia, yang dikasih kepercayaan berlebih. Tapi berapa banyak dari anak muda itu yang mendapat jabatan dan kepercayaan based on prestasi dan sumbangsih yang sudah dia kasih ke republik ini?" papar dia.

Video "tandingan" Ferry Irwandi ini tak kalah bikin heboh netizen.

Bedanya, video Ferry mendapat apresiasi tinggi dari para netizen yang memuji dan membandingkan dengan video monolog Gibran.

"Melihat video ini lbh berisi, gak muter2 liat orang ngemeng sambil BACA TEKS, seperti berdialog pandangan mata tidak fokus kaku kedepan, mata itu berbicara," komen netizen.

"Astaga kebanting jauh, habis lihat yg sebelah lalu lihat Bang Ferry. Beliau nekat tanpa prompt, edit, dll ciri khas beliau dan pembahasan lebih luas, memacu berpikir, dan layak untuk ditonton," tulis netizen lainnya. (ria)

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #jumbo #video #gibran rakabuming raka #ferry irwandi #bonus demografi