RADARSOLO.COM – Sosok guru SMP PGRI 5 Sukodono, Sragen bernama Anggrek Anggarayani kini jadi sorotan publik usai aksinya menggunting seragam siswa, terekam video dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar dan viral, tampak bu guru itu menggunting beberapa bagian seragam seorang siswa si halaman sekolah.
Anggrek Anggarayanu sendiri diketahui sebagai pengajar mata pelajaran Seni Budaya dan PPKn, sekaligus menjabat bagian kesiswaan di sekolah tersebut.
Usai video gunting seragam itu jadi viral, Anggrek memberikan klarifikasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen, sekaligus minta maaf.
"Sebelumnya saya minta maaf atas kecerobohan, keteledoran, dan kelalaian saya. Seharusnya itu tidak saya unggah, tapi saya dokumentasikan atas permintaan orang tua anak," tutur Anggrek.
Menurut penjelasannya, kejadian itu berlangsung pada Senin, 17 April 2025.
Seragam yang dipotong adalah milik seorang siswa pindahan bernama Iksan.
Siswa itu masih mengenakan seragam dari sekolah lamanya, meski ibunya sudah membelikan seragam baru dua bulan sebelumnya.
"Tapi Nak Iksan tidak mau (memakai seragam baru). Katanya dia memakai seragam itu terlihat keren. Kemudian ibunya meminta saya untuk dipotong saja (seragam lama)," jelasnya.
Anggrek juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan orang tua siswa sebelum melakukan tindakan tersebut dan memiliki bukti pesan WhatsApp berisi persetujuan.
Namun, video pemotongan seragam yang diunggahnya ke TikTok pada Sabtu pagi (19/4/2025) akhirnya diminta untuk dihapus oleh Komite Sekolah di hari yang sama. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria