RADARSOLO.COM - Nama Anhal Mulya Perkasa, Camat Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat viral setelah digerebek selingkuh dengan staf perempuan berinisial NG di rumahnya. Anhal sendiri ternyata punya rekam jejak berliku, sebelum terjerat kasus perselingkuhan
Digerebek Saat Bersama Staf Perempuan
Kronologi penggerebekan berawal dari kecurigaan istri sah Anhal, yang mengetahui bahwa suaminya membawa masuk staf perempuan ke rumah saat dirinya sedang mudik.
Bersama sejumlah warga, sang istri melakukan penggerebekan dan mendapati Anhal dan stafnya berada di dalam rumah.
Keduanya lalu digelandang ke Markas Satpol PP Padang untuk dimintai keterangan.
Pemerintah Kota Padang melalui Sekretaris Daerah Andree Harmadi Algamar membenarkan bahwa proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) telah dilakukan terhadap keduanya karena dianggap mengganggu ketertiban umum.
“Mereka sudah dimintai keterangan awal oleh Satpol PP,” ujar Andree.
Profil Anhal Mulya Perkasa
Anhal Mulya Perkasa, SStp, MPA, lahir pada 29 Maret 1984 dan resmi menjadi ASN sejak Desember 2002 setelah lulus dari IPDN.
Ia dikenal sebagai sosok yang cukup aktif di lingkungan birokrasi Kota Padang.
Bahkan sempat menjabat sebagai Kepala UPTD Pasar Raya sebelum diangkat menjadi Camat Padang Selatan.
Selain IPDN, Anhal melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan menyelesaikan program Magister Administrasi Publik (MAP) pada 2011.
Di media sosial lamanya, Anhal diketahui merupakan penggemar klub Arsenal, dan sempat aktif membagikan pemikirannya seputar pemerintahan dan pelayanan publik.
Pernah Terlibat Kasus Kekerasan di IPDN
Nama Anhal sempat mencuat secara nasional pada tahun 2005, ketika dirinya dijadikan tersangka dalam kasus penganiayaan junior di kampus IPDN.
Ia bersama dua rekannya, Heriza Safani dan Romi, dituding melakukan kekerasan terhadap seorang junior bernama Aidil Zulfahmi.
Akibat insiden tersebut, Aidil memilih mundur dari IPDN karena merasa tidak nyaman dan sempat mendapatkan perhatian dari media dan publik nasional.
Anhal dan rekannya kemudian sempat ditahan oleh Polres Padang saat kasus tersebut diproses secara hukum.
Dicopot dari Jabatan Camat
Menanggapi kasus terbarunya, Pemerintah Kota Padang memastikan akan membentuk tim pemeriksa khusus untuk mendalami pelanggaran etik dan disiplin ASN yang dilakukan oleh Anhal.
Inspektur Kota Padang, Arfian, menyampaikan bahwa Anhal langsung dinonaktifkan dari jabatannya untuk sementara waktu sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan oleh tim ad hoc. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria