Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Aksi Kekerasan di Klapanunggal: Buntut Komentar soal THR Rp 165 Juta, Anak Kades Pukul Warga

Damianus Bram • Rabu, 30 April 2025 | 20:49 WIB
Tangkapan layar rekaman video dengan narasi anak kepala desa menganiaya warga karena tak terima dikritik melalui media sosial ramai beredar.
Tangkapan layar rekaman video dengan narasi anak kepala desa menganiaya warga karena tak terima dikritik melalui media sosial ramai beredar.

RADARSOLO.COM – Jagat media sosial kembali diguncang oleh insiden kekerasan yang diduga melibatkan anak kepala desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Video berdurasi 1 menit 2 detik yang memperlihatkan aksi pemukulan itu viral di Instagram dan memicu kemarahan warganet.

Pemicu dugaan kekerasan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan komentar warga soal polemik permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) senilai Rp 165 juta, yang sebelumnya ramai diperbincangkan karena melibatkan sang kepala desa.

Rekaman Kekerasan Jadi Sorotan: “Kau Komentari Ayahku!”

Dalam video viral tersebut, terlihat seorang pria berbaju hitam dan celana jeans biru melayangkan pukulan berulang kali ke wajah pria lain yang mengenakan kaus hitam dan celana putih. Pelaku juga terdengar melontarkan kalimat bernada marah:

"Kau mengomentari ayahku tidak masalah, anng!"** ucapnya sambil menampar korban dengan keras.

Korban hanya terlihat pasrah sembari mencoba menghindari serangan, sambil mengatakan, "Saya cuma mengkritik."

Pelaku Diduga Anak Kades, Mantan Sekdes

Mengutip laporan Beritasatu.com, pelaku berinisial LR disebut merupakan anak dari kepala desa Klapanunggal. Ia juga merupakan mantan sekretaris desa.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya membenarkan identitas pelaku.

"Mantan sekretaris desa, ingat ya, mantan sekretaris desa, dan betul anak kades," tegasnya, Rabu (30/4/2025).

Aksi pemukulan ini diduga dipicu oleh komentar korban terkait video viral dugaan permintaan THR Rp 165 juta oleh oknum kades yang tak lain adalah ayah pelaku.

"Ya, ini buntut dari komentar soal viralnya THR Rp 165 juta itu. Akhirnya berujung pada pemukulan oleh anak oknum kades," imbuh narasumber.

Peristiwa ini diduga terjadi pada Senin malam, 28 April 2025. Namun hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Klapanunggal AKP Silfi Adi Putri belum memberikan respons saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh Beritasatu.com.

Kasus ini menambah panjang daftar kekerasan berbasis persekusi yang terjadi akibat perbedaan pendapat di media sosial.

Publik pun mendesak penegak hukum untuk segera bertindak tegas terhadap pelaku. (dam)

Editor : Damianus Bram
#thr #viral #anak kades #video #pemukulan #Klapanunggal