Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Cholil Nafis Semprot Dedi Mulyadi Soal Usulan Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Begini Alasannya

Nur Pramudito • Jumat, 2 Mei 2025 | 17:06 WIB
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menyemprot kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait usulan vasektomi
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menyemprot kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait usulan vasektomi

RADARSOLO.COM - Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menyemprot kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait kontrasepsi pria vasektomi.

Selain diwacanakan menjadi syarat penerimaan bantuan sosial atau bansos, Dedi Mulyadi juga menilai vasektomi dapat membantu menekan angka kemiskinan.

Lewat akun X @cholilnafis, sang ulama rupanya tidak setuju dengan program pejabat yang akrab disapa KDM itu.

Menurutnya, vasektomi bukanlah langkah yang tepat untuk membantu masyarakat keluar dari jeratan kemiskinan.

Cholil menjelaskan bahwa yang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia adalah lapangan pekerjaan.

Oleh sebab itu, penggunaan dana sosial dengan tepat menjadi penting.

"Menghentikan kemiskinan itu dengan membuka lapangan kerja bukan menyetop orang miskin lahir. Inilah pentingnya dana sosial," katanya pada Kamis, 1 Mei 2025.

Ia kemudian mengingatkan dalam islam, pemandulan yang dilakukan secara permanen hukumnya haram.

"Yang dibolehkan mengatur jarak kelahiran," ucapnya.

Dosen UIN Syarif Hidayatullah itu juga menyoroti bahwa pertumbuhan penduduk saat ini cenderung stabil dan bahkan menurun.

Menurutnya, solusi utama dalam mengatasi kemiskinan bukan dengan membatasi kelahiran, melainkan dengan membuka lapangan pekerjaan.

Usulan vasektomi sebagai syarat bansos sebelumnya disampaikan oleh Dedi Mulyadi (KDM) dengan alasan bahwa banyak keluarga penerima bantuan memiliki jumlah anak yang banyak.(np)

Editor : Nur Pramudito
#vasektomi #Cholil Nafis #bansos #dedi mulaydi #mui