Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Miris! Viral Carok Maut di Depan RSUD Ketapang Madura Ternyata Dipicu Status WA Sepele, Begini Kronologinya

Syahaamah Fikria • Kamis, 8 Mei 2025 | 05:12 WIB
FA, pelaku carok di Ketapang diperiksa penyidik Polres Sampang, Selasa (6/5/2025).
FA, pelaku carok di Ketapang diperiksa penyidik Polres Sampang, Selasa (6/5/2025).

RADARSOLO.COM - Geger insiden carok berdarah yang terjadi di halaman RSUD Ketapang, Sampang, Madura, Senin malam (5/5/2025), akhirnya menemui titik terang.

Kepolisian mengungkap bahwa aksi pembacokan yang menewaskan seorang pemuda ternyata dipicu masalah sepele.

Pelaku yang diketahui berinisial FA, warga Dusun Taman, Desa Ketapang Laok, ditangkap tak lama setelah kejadian.

Dalam keterangan resmi, Kapolres Sampang AKBP Hartono menjelaskan bahwa FA merasa terhina setelah korban, Nur Halim, 22.

Di mana sebelumnya korban mengomentari status WA (WhatsApp) milik FA dengan kalimat yang dianggap melecehkan.

Status tersebut awalnya hanya berisi unggahan foto bersama teman dengan caption "Kumpulan Anak Tidak Bagian Seragam".

Komentar korban memicu perdebatan panas di WA.

“Status di WhatsApp itu lantas dikomentari oleh korban, dengan bahasa putus urat malunya," ucap Hartono.

Kemudian, pelaku pun menjawab jika dirinya tak kenal dengan Nur Halim.

"Dijawablah oleh pelaku, saya tidak kenal kamu kok mulutnya kurang ajar sekali tidak punya otak," imbuh Kapolres.

Perdebatan sengit di WA itu kemudian berlanjut sampai mereka berdua saling bertemu.

Saat itu, korban menanyakan tempat tinggal pelaku.

Mereka akhirnya sepakat untuk bertemu di depan RSUD Ketapang.

"Korban minta pelaku menunggu, dan mereka akhirnya bertemu di rumah sakit itu," ucap Hartono.

Saat keduanya bertatap muka di halaman rumah sakit, korban diduga sempat menampar pelaku.

Sebelum akhirnya FA mencabut celurit dan menghujamkannya ke dada korban.

Korban sempat berlari meminta bantuan, namun luka parah yang diderita membuatnya tak tertolong.

Nur Halim meninggal di lokasi dengan luka tusuk di bagian dada.

Belakangan, rekaman CCTV yang merekam detik-detik aski carok pelaku yang tewaskan korban, tersebar dan viral di medsos.

Dikatakan Hartono, saat ini pelaku telah diamankan dan dijerat Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#status wa #viral #madura #ketapang #carok #sampang