Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jokowi Buka Suara soal Tudingan Ikut Campur Mutasi Letjen Kunto Arief Wibowo, Putra Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno

Nur Pramudito • Kamis, 8 Mei 2025 | 19:58 WIB
Jokowi Buka Suara soal Tudingan Ikut Campur Mutasi Letjen Kunto Arief Wibowo, Putra Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno
Jokowi Buka Suara soal Tudingan Ikut Campur Mutasi Letjen Kunto Arief Wibowo, Putra Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno

RADARSOLO.COM - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah ikut campur soal mutasi Letjen Kunto Arief Wibowo dari jabatan Pangkogabwilhan I.

Jokowi menegaskan bahwa hal itu merupakan kewenangan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Presiden ke-tujuh tersebut menegaskan, mutasi/rotasi jabatan di Korps Militer sepenuhnya adalah kebutuhan dari internal TNI.

"Tidak ada sama sekali, itu urusan internal TNI, kata Jokowi di Solo, Rabu (7/5/2025).

Dikatakannya, mutasi di tubuh TNI ada prosedur tertentu, seperti Wanjakti dan lainnya.

Jokowi menegaskan bahwa hal itu merupakan kewenangan Panglima TNI.

Ia menegaskan bahwa mutasi tak ada kaitannya dengan isu-isu yang mencuat belakangan ini.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membatalkan mutasi Letnan Jenderal Kunto Arief Wibowo dan enam perwira lainnya.

Melalui Keputusan Panglima Nomor Kep/554/IV/2025 tertanggal 29 April 2025, Letjen Kunto Arief Wibowo dirotasi dari jabatannya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Sebelum mutasi dilakukan, Forum Purnawirawan Prajurit TNI mengeluarkan delapan poin sikap terhadap pemerintahan Prabowo.

Salah satu tuntutannya adalah pencopotan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden.

Mereka menilai Gibran telah melanggar hukum beracara di Mahkamah Konstitusi (MK) dan Kekuasaan Kehakiman pada proses pencalonannya di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 lalu.

Pernyataan sikap itu ditandatangani oleh 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, 91 kolonel, serta diketahui langsung oleh mantan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, yang merupakan ayah Letjen Kunto Arief Wibowo.

Kunto yang baru menjabat empat bulan, dicopot lalu dimutasi sebagai staf khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Kunto digantikan oleh Laksamana Muda Hersan yang pernah menjadi ajudan Presiden Jokowi. Kebijakan mutasi ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tertanggal 29 April 2025.

Berbagai spekulasi dan tudingan muncul di balik pencopotan Kunto.

Salah satunya ada yang mengkaitkan dengan manuver Try Sutrisno bersama sejumlah purnawirawan TNI yang mendesak pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari kursi wakil presiden.

Namun hanya berselang sehari, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merevisi mutasi terhadap Letjen Kunto Arief Wibowo.(np)

 

Editor : Nur Pramudito
#tni #try sutrisno #Mutasi Letjen Kunto #jokowi #gibran rakabuming raka