RADARSOLO.COM-BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli menyalurkan bantuan infrastruktur teknologi, informasi, dan akses internet ke SMP Negeri 6 Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pemerataan akses digital, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), guna menunjang pendidikan anak bangsa.
Dalam program bertajuk “Pengembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi serta Akses Internet untuk Sekolah”, BRI memberikan bantuan berupa satu unit modem dengan layanan internet gratis, 10 unit PC All-In-One, serta pelatihan literasi dan keuangan digital bagi para siswa SMP Negeri 6 Bayan.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyampaikan, program ini adalah bentuk nyata kontribusi BRI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam penguatan pendidikan berbasis teknologi.
“Melalui program ini, harapannya tidak hanya menjawab kebutuhan mendesak akan infrastruktur teknologi di sekolah-sekolah daerah 3T, tetapi juga menjadi pondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era disrupsi digital,” papar Hendy.
Sejak 2024, program BRI Peduli Pengembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi serta Akses Internet untuk Sekolah telah menyasar sejumlah sekolah di wilayah 3T.
Termasuk SMP Negeri 22 Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
“Kami percaya bahwa investasi di bidang pendidikan, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital, merupakan pondasi utama dalam mencetak generasi unggul," jelasnya.
"BRI akan terus berkomitmen mendukung pemerataan akses pendidikan digital sebagai bagian dari kontribusi kami terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ujar Hendy.
Kepala SMP Negeri 6 Bayan Yuniarti menyambut positif bantuan tersebut dan menyatakan akan memanfaatkannya secara maksimal.
Terutama untuk mendukung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Baca Juga: Penutupan Liga Kompas U-14, BRI Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
“Kami manfaatkan untuk pembelajaran siswa-siswi kami, khususnya di ANBK. Harapannya, bantuan ini terus memberikan kebermanfaatan bagi proses pembelajaran dan menunjang kemudahan dalam ranah digital di SMP Negeri 6 Bayan,” beber Yuniarti.
Diketahui, SMP Negeri 6 Bayan memiliki 127 siswa dan menjadi salah satu sekolah di Kabupaten Lombok Utara yang memperoleh manfaat dari program digitalisasi pendidikan BRI.
Melalui bantuan ini, diharapkan lahir generasi penerus yang unggul dan mampu bersaing di era digital. (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono