Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Curhat Pilu Detik-detik Turbo Sapi Kurban Presiden Prabowo Mati Mendadak, Tak Ada Tanda-tanda Sakit: Benarkah Keracunan?

Syahaamah Fikria • Sabtu, 17 Mei 2025 | 05:25 WIB
Turbo, sapi kurban Presiden Prabowo Subianto seberat lebih dari 1 ton, mati mendadak.
Turbo, sapi kurban Presiden Prabowo Subianto seberat lebih dari 1 ton, mati mendadak.

RADARSOLO.COM - Turbo, seekor sapi jantan berbobot lebih dari 1 ton yang disiapkan sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto, mendadak mati beberapa minggu sebelum Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada Kamis pagi (15/5/2025). Menyisakan kesedihan mendalam bagi sang peternak, Dedi Irawan.

Menurut pengakuan Dedi, tak ada gejala mencurigakan sebelum kematian Turbo.

Bahkan, sapi jenis Simental itu terlihat sehat, lahap makan, dan sempat ia mandikan pagi harinya.

Namun, beberapa jam setelahnya, kondisi Turbo tiba-tiba menurun drastis.

"Pagi saya kasih makan. Saya mandikan juga. Tapi saya lihat kayak ngos-ngosan, kayak capek begitu," ujar Dedi, Jumat (16/5/2025).

Disembelih Sebelum Nyawanya Habis

Hingga akhirnya, sapi kurban Prabowo bernama Turbo itu ambruk.

Namun,sebenarnya sapi itu belum benar-benar mati saat ditemukan lemas.

Namun karena khawatir nyawanya tak terselamatkan, Dedi langsung melakukan penyembelihan darurat di tempat.

Tindakan cepat ini dilakukan agar daging sapi tetap bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

"Saya lihat napasnya sudah tinggal sedikit, akhirnya saya ambil parang dan langsung sembelih. Daripada benar-benar mati," tuturnya dengan nada pilu.

Dugaan Keracunan Masih Ditelusuri

Dedi tak berani memastikan penyebab kematian Turbo.

Dugaan awal mengarah pada kemungkinan keracunan.

Tapi hasil uji laboratorium baru akan keluar dalam waktu sekitar satu pekan.

Sampel darah dan organ telah diambil oleh dokter hewan untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kalau ditanya racun atau bukan, saya belum bisa jawab. Tapi dokter sudah ambil darahnya. Hasil lab-nya katanya butuh waktu seminggu," kata Dedi.

Ia juga menegaskan bahwa pakan yang diberikan kepada Turbo sama dengan sapi-sapi lainnya yang ia pelihara.

Dari tujuh ekor sapi yang ia rawat, hanya Turbo yang menunjukkan gejala sesak napas dan kolaps.

"Makannya batang pisang semua, tidak ada beda. Kalau karena pakan, seharusnya sapi yang lain juga kena. Tapi ini cuma Turbo," tambahnya.

Harga Sapi Rp 125 Juta

Turbo merupakan sapi pilihan untuk Presiden Prabowo Subianto dan dibeli dengan harga Rp125 juta oleh pihak Sekretariat Presiden.

Hewan kurban tersebut rencananya akan dikirim ke Kota Mamuju, Sulawesi Barat, sebagai bagian dari distribusi hewan kurban presiden kepada masyarakat setempat.

Namun dengan insiden ini, Dinas Pertanian Kabupaten Polewali Mandar (Polman) akan segera mencari pengganti Turbo agar distribusi kurban tetap berjalan. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#idul adha #hewan kurban #keracunan #sapi #sapi kurban presiden #prabowo subianto #mati mendadak