RADARSOLO.COM - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan publik. Bukan hanya karena performanya yang luar biasa di lapangan, tapi juga karena kecepatan jump serve miliknya yang diklaim mencapai 100 km/jam!
Pevoli putri asal Jember ini baru saja menyelesaikan kontraknya dengan Red Sparks, klub asal Korea Selatan yang dibelanya hingga babak final V-League.
Meski kalah dari Pink Spiders, Megatron — julukan Megawati — tetap menuai pujian karena penampilannya yang konsisten dan sikap profesional yang ditunjukkannya.
Usai petualangan di Korea, Megawati langsung merapat ke klub Gresik Petrokimia untuk berlaga di Proliga 2025.
Meski masih dibekap cedera pasca final di Korea, ia tetap nekat tampil bersama tim barunya di babak final four. Sayangnya, performanya belum maksimal dan Gresik hanya mampu finis di peringkat tiga.
Baca Juga: Bareskrim Nyatakan Ijazah UGM Jokowi Asli, Bagian ini yang Diuji
Namun, sorotan publik bukan hanya tertuju pada kiprahnya di Proliga.
Dalam podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier, terungkap bahwa kecepatan jump serve Megawati bisa mencapai 100 km/jam.
“Kalau cowok bisa sampai 132 km/jam, kalau Mega itu jump serve-nya bisa 100 km/jam,” ujar Mega dalam podcast tersebut.
“Tapi untuk spike biasanya tidak sampai segitu,” tambahnya.
Baca Juga: Berangkat Calon Jamaah Haji Asal Wonogiri, Bupati Setyo Pesan Jaga Kebugaran agar Ibadah Lancar
Kecepatan luar biasa tersebut membuat beberapa lawan sempat menjadi korban. Di Liga Korea, pukulan spike Megawati sempat mengenai kepala Lee Da-yeong, salah satu pemain Hyundai Hillstate. Menunjukkan sportivitasnya, Mega dengan rendah hati meminta maaf atas insiden tersebut.
Kini, usai Proliga, Megawati banjir undangan dari berbagai media. Selain tampil di podcast Close The Door, ia juga diundang oleh TV One dan Moji TV, menandakan bahwa popularitas dan pengaruh Megawati terus menguat baik di dalam maupun luar lapangan. (an)
Editor : Andi Aris Widiyanto