Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Profil Gukesh Dommaraju: Grandmaster Catur India yang Kalahkan Magnus Carlsen di Norway Chess 2025

Nur Pramudito • Selasa, 3 Juni 2025 | 15:46 WIB
Profil Gukesh Dommaraju: Grandmaster Catur India yang Kalahkan Magnus Carlsen di Norway Chess 2025
Profil Gukesh Dommaraju: Grandmaster Catur India yang Kalahkan Magnus Carlsen di Norway Chess 2025

RADARSOLO.COM - Dunia catur kembali menyoroti nama Gukesh Dommaraju atau Gukesh D, Grandmaster asal India yang kini menyandang gelar Juara Dunia Catur.

Namanya semakin bersinar setelah menumbangkan mantan juara dunia, Magnus Carlsen, dalam turnamen Norway Chess 2025.

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Lahir pada 29 Mei 2006 di Chennai, India, Gukesh berasal dari keluarga Telugu yang berdomisili di negara bagian Andhra Pradesh.

Ayahnya, Dr. Rajinikanth, adalah dokter spesialis THT, sementara ibunya, Dr. Padmakumari, merupakan ahli mikrobiologi.

Baca Juga: Wilma Margaretha Sinaga, Atlet Catur Tunanetra: Kunci Kemenangan Bayangkan Strategi dan Sejarah Perang

Kedua orang tuanya memainkan peran penting dalam karier Gukesh.

Sang ayah bahkan rela berhenti dari pekerjaannya pada 2017 demi mendampingi Gukesh dalam berbagai turnamen, sementara sang ibu menjadi pencari nafkah utama keluarga.

Gukesh menempuh pendidikan formal di Velammal Vidyalaya School, Chennai, hingga kelas IV.

Setelah itu, orang tuanya memutuskan untuk menghentikan pendidikan formalnya agar ia bisa fokus penuh pada dunia catur.

Grandmaster Termuda dan Prestasi Muda

Gukesh memperoleh gelar Grandmaster pada usia 12 tahun 7 bulan 17 hari—menjadikannya salah satu grandmaster termuda dalam sejarah.

Ia juga meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Catur Remaja U-12 (2018) serta lima emas di Kejuaraan Catur Remaja Asia tahun yang sama.

Pada April 2024, Gukesh menorehkan sejarah sebagai pemenang termuda Turnamen Kandidat FIDE dengan torehan 9 poin dari 14 babak.

Kemenangan itu mengantarkannya menantang juara bertahan Ding Liren dalam Kejuaraan Dunia Catur 2024 di Singapura.

Gukesh mengalahkan Ding dengan skor 7½–6½, dan menjadi juara dunia catur termuda dalam sejarah pada usia 18 tahun 195 hari, melampaui rekor Garry Kasparov.

Gaya Bermain Gukesh: Agresif, Kreatif, dan Tangguh

Gukesh dikenal karena gaya bermain yang agresif, dinamis, dan penuh risiko.

Ia kerap menciptakan ketidakseimbangan posisi untuk mengambil inisiatif sejak awal permainan.

Selain piawai dalam kalkulasi cepat, ia juga dikenal sangat kreatif dan mampu menciptakan ide-ide non-konvensional yang mengejutkan lawan.

Meski ofensif, Gukesh juga memiliki daya tahan luar biasa.

Ia mampu bertahan dalam tekanan dan kerap membalikkan keadaan dari situasi sulit menjadi kemenangan.

Kemenangan Bersejarah di Norway Chess 2025

Dalam putaran ke-6 Norway Chess 2025 di Stavanger, Norwegia, Gukesh mencatat kemenangan krusial atas Magnus Carlsen.

Pertandingan ini menjadi sorotan global karena Gukesh berhasil membalikkan keadaan dari posisi nyaris kalah menjadi menang.

Carlsen memegang kendali permainan nyaris sepanjang laga. Namun, di fase akhir pertandingan, ia melakukan blunder fatal dengan langkah kuda ke E2.

Gukesh melihat celah tersebut dan dengan ketenangan luar biasa, ia melancarkan serangan balik mematikan hingga memastikan kemenangan.

Norway Chess 2025 menggunakan format double round-robin yang ketat dan diikuti oleh enam pecatur elite dunia: Magnus Carlsen (Norwegia), Fabiano Caruana (AS), Hikaru Nakamura (AS), Arjun Erigaisi (India), Gukesh D (India), dan Wei Yi (China). Turnamen ini berlangsung dari 26 Mei hingga 6 Juni 2025.(np)

Editor : Nur Pramudito
#Catur #Norway Chess 2025 #magnus carlsen #Gukesh Dommaraju #grandmaster catur