RADARSOLO.COM - Saat sorak sorai kemenangan Timnas Indonesia atas China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih menggema, dan hadiah jam tangan Rolex mewah dari Presiden Prabowo Subianto menjadi buah bibir, sebuah suara sumbang datang dari dunia olahraga tanah air.
Lindswell Kwok, peraih medali emas Asian Games 2018 dari cabang olahraga wushu, tanpa tedeng aling-aling mengungkapkan ironi yang menyayat hati.
Yakni tentang kesenjangan apresiasi antar cabang olahraga di Indonesia.
Melalui akun Instagramnya, Lindswell menyoroti bagaimana Timnas Garuda dihujani fasilitas dan penghargaan.
Sementara di sisi lain, banyak atlet cabor lain harus menelan pil pahit ketidakadilan.
"Kesenjangan atlet, tentu bangga dengan prestasi sejawat. Tapi sudah adil belum pemerintah dalam memfasilitasi atlet-atletnya?" tulis Lindswell di akun Instagram-nya, Sabtu (7/6/2025).
"Karena cabang olahraganya banyak peminat, lbh terkenal? Lantas bukannya prestasi itu dinilai dari pencapaian? Yang dikritik disini bukannya sang atlet, tapi peran pemerinh dalam hal fasilitas atlet," imbuh dia.
Lindswell pun mengungkap nasib kelam atlet dari cabor lain yang minim perhatian, namun mendulang prestasi maksimal.
Dia menceritakan, nasib pilu salah satunya menimpa atlet wushu junior yang tengah mempersiapkan diri untuk Youth Olympic Games 2026.
Anak-anak yang sudah mengorbankan waktu sekolah demi pelatihan nasional itu, tiba-tiba dipulangkan hanya via Zoom dengan dalih efisiensi anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Sebuah kebijakan yang kontradiktif, mengingat Kemenpora sendiri yang sebelumnya memanggil mereka untuk pelatihan.
Namun kemudian mereka justru dipulangkan secara tidak layak.
"Ini baru satu contoh. Ini bukan perkara efisiensi tahun ini aja. Ini sudah tradisi," kata dia.
Lindswell merasa miris dengan perbedaan perlakuan ini.
Menurutnya, bukan kecemburuan terhadap apresiasi yang diterima oleh rekan-rekannya di Timnas.
Melainkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi cabang olahraga yang kurang populer.
"Bukan karena sejawat kita dpt apresiasi lalu kita kepanasan. Bukan. Tapi lihat dulu siapa yg kasih. Presiden. Di masa efisiensi. Di mana cabor lain dicuekin. Cabor yg terkenal dan byk peminat diperhatikan," tulis mantan atlet wushu tersebut.
Hadiah Mewah Jam Tangan Rolex
Sebelumnya, usai China di Kualifikasi Piala Dunia 2026, para pemain Timnas Indonesia mendapat undangan makan siang Presiden Prabowo Subianto, Jumat (6/6/2025).
Skuad Timnas diduga juga mendapat hadiah jam tangan mewah dari presiden.
Pemberian jam tangan Rolex itu diketahui setelah Justin Hubner membagikan postingan lewat Instagram Story-nya.
Dalam unggahannya, Pratama Arhan dan Calvin Verdonk tampak memamerkan satu set kotak hijau khas Rolex yang berisi jam tangan mewah Rolex GMT-Master II itu.
Berdasarkan laman resmi Rolex, model GMT-Master II ini dibanderol harga Rp 190.322.000.
Pemberian jam tangan mewah itu juga ramai mendapat kritikan tajam publik di medsos.
Banyak yang mempertanyakan sumber anggaran dari pengadaan hadiah mewah itu. Ada pula yang menilai hadiah itu berlebihan dan belum waktunya.
Sebab, perjalanan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih panjang. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria