Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Siapa Edo Saefudin? Kades Mander Serang yang Viral Terlilit Utang 16 Sapi Kurban: Jaminkan Rumah Hingga Ngaku Tak Bisa Makan

Syahaamah Fikria • Rabu, 11 Juni 2025 | 05:24 WIB
Edo Saefudin, Kepala Desa (Kades) Mander di Serang yang viral terlilit utang 16 sapi kurban.
Edo Saefudin, Kepala Desa (Kades) Mander di Serang yang viral terlilit utang 16 sapi kurban.

RADARSOLO.COM - Nama Edo Saefudin, Kepala Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten, belakangan ini menjadi sorotan publik.

Ia viral di media sosial karena dituding belum melunasi pembayaran 16 ekor sapi kurban untuk Idul Adha 2024 senilai Rp 250 juta.

Kasus ini mencuat setelah akun X @Bertan_takan mengunggah informasi terkait tunggakan utang tersebut pada Selasa (10/6/2025).

Dalam unggahan itu, Edo dikonfirmasi belum melunasi pembelian sapi kurban tersebut karena mengalami kerugian ditipu rekan bisnis.

“Dia (Edo) mengaku kena tipu oleh rekan bisnisnya, hal ini juga membuat usaha bisnisnya kian terpuruk,” tulis keterangan di akun itu.

Bahkan, dalam surat pernyataan yang dibuat Edo, kades itu menyanggupi melakukan peluinasan pada akhir Agustus 2024.

Kronologi Utang Sapi Kurban

Permasalahan utang ini bermula saat Edo Saefudin membeli 16 ekor sapi dari seorang pedagang asal Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 16 Juni 2024 lalu.

Total harga pembelian sapi tersebut adalah Rp 290 juta.

Edo hanya mampu membayar uang muka sebesar Rp 20 juta, dan berjanji akan melunasi sisanya pada akhir Agustus 2024.

Sebagai bentuk itikad baik dan jaminan, Edo menyerahkan akta jual beli (AJB) rumah dan bangunan seluas 950 meter persegi miliknya kepada penjual sapi.

 

Pengakuan Edo Saefudin

Edo Saefudin sendiri tidak menampik permasalahan utang tersebut.

Ia mengakui bahwa ini adalah murni masalah bisnis pribadinya yang tidak ada kaitannya dengan jabatannya sebagai kepala desa (kades).

Menurut Edo, kesulitan melunasi utang terjadi karena ia menjadi korban penipuan oleh rekan bisnisnya.

"Saya jualan sapi cuma ketipu orang, jadi ini saya sama sekali enggak ada uang, juga enggak makan," ungkap Edo.

Ia menjelaskan bahwa penipuan itu terjadi setelah Lebaran Idul Adha 2024.

Meskipun dalam kondisi sulit, Edo menegaskan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas utangnya.

"Saya jualan sapi cuma ketipu orang, jadi ini saya sama sekali enggak ada uang, juga enggak makan," ujar Edo

Ia bahkan menyatakan tidak mempermasalahkan jika pedagang sapi menggunakan jaminan rumahnya.

"Kami punya itikad baik, maka kami beri jaminan itu. Kalau si pedagang menjual rumah saya ya silakan, tapi bicarakan dulu harganya," jelasnya.

Edo menambahkan, komunikasi dengan pedagang sapi sudah lama terputus.

Namun ia mengaku masih berupaya melakukan pembayaran secara bertahap.

 

Bupati Serang Minta Konfirmasi

Kasus viral ini bahkan sampai ke telinga Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah.

Edo mengungkapkan bahwa bupati telah menghubunginya untuk meminta konfirmasi.

"Bupati sudah kontak, telepon ke saya, ya nanyain itu. Saya bilang ada sangkutan pribadi usaha saya. Cuma ya semakin kesini semakin sulit usaha saya," jelas Edo.

Siapa Sebenarnya Edo Saefudin?

Edo Saefudin adalah Kepala Desa Mander yang berlokasi di Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.

Sebelum kasus ini mencuat, namanya mungkin belum terlalu dikenal secara luas.

Namun, kini ia mendadak viral lantaran terlilit utang puluhan sapi kurban yang nominalnya mencapai ratusan juta rupiah.

Permasalahan utang piutang ini menjadi perhatian banyak pihak, mengingat statusnya sebagai seorang kepala desa. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #utang #Sapi Kurban #serang #Banten #kades