Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Soal Bursa Ketum PSI, Kaesang Ogah Beri Jawaban: Ada Apa?

Syahaamah Fikria • Jumat, 13 Juni 2025 | 03:14 WIB
Ketum PSI Kaesang Pangarep saat gelar konsolidasi dengan DPW PSI Jawa Tengah dan perwakilan DPD PSI Solo dan sekitarnya di Loji Gandrung.
Ketum PSI Kaesang Pangarep saat gelar konsolidasi dengan DPW PSI Jawa Tengah dan perwakilan DPD PSI Solo dan sekitarnya di Loji Gandrung.

RADARSOLO.COM – Kursi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini diduduki Kaesang Pangarep mulai jadi sorotan jelang kongres partai pada Juli mendatang.

Lalu, apa kata Kaesang jelang suksesi tersebut?

Saat ditemui di kantor Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (12/6/2025), Kaesang Pangarep langsung mengelak ketika disinggung soal bursa calon ketua umum PSI.

"Eh jangan di sini, jangan," ucapnya.

Kaesang beralasan tak etis membahas internal partai di tempat kunjungan kerja yang notabene adalah kantor Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Viral Dedy Nur Palakka Sebut Jokowi Layak Jadi Nabi, Jejak Digital Politisi PSI Dikuliti: Pernah Bilang Allah Cuma Angan-Angan

"Jangan, jangan di sini. Ini tempat Pak Gubernur, enggak enak, enggak enak. Saya enggak mau berkomentar tentang PSI di sini," tegasnya.

Sikap Kaesang ini menimbulkan spekulasi, apakah ada nama-nama kejutan atau strategi khusus yang sedang disiapkan PSI jelang kongres?

Sekjen PSI Beri Sinyal Kuat

Sebelumnya, Sekjen PSI Raja Juli Antoni sudah memberi sinyal kuat bahwa pengganti Kaesang sangat mungkin muncul.

Menurutnya, ketum baru bisa saja terpilih asalkan memiliki visi dan misi yang selaras dengan partai saat mendaftar sebagai anggota PSI.

"Sangat mungkin, sangat mungkin. Asal visi dan misi sama dan pada saat mendaftar menjadi anggota PSI, kita menerima," ungkap Raja Juli, Sabtu (31/5/2025).

Raja Juli juga membeberkan konsep Pemilu Raya yang akan menjadi rujukan dalam pemilihan pemimpin PSI.

Sistem ini bertujuan mengembalikan hak anggota untuk terlibat langsung dalam penentuan pemimpin partai dan menciptakan partai yang lebih demokratis.

"Dengan ini hubungan antara partai dan anggota ini juga menjadi baik. Hubungannya jangka panjang, tidak hanya transaksional lima tahun sekali," ucap dia.

Ke depannya, PSI bahkan berencana membangun platform voting online agar seluruh anggota bisa terlibat dalam keputusan-keputusan besar partai.

Bukan lagi sekadar keputusan elitis.

Di sisi lain, aura positif menyelimuti kader dan simpatisan PSI di Jawa Tengah.

Ketua DPW PSI Jateng, Antonius Yogo Prabowo mengaku PSI di Jateng sedang berbunga-bunga setelah pernyataan Joko Widodo (Jokowi) yang condong bergabung ke PSI ketimbang PPP.

"Jujur saja, kami di PSI Jateng, kader, simpatisan, pengurus, semua sedang berbunga-bunga. Pernyataan Pak Jokowi yang dengan tegas menyebut lebih memilih PSI daripada partai lain menjadi penyemangat luar biasa,” ungkap Yogo, Senin (9/6/2025). (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#raja juli antoni #jokowi #Kaesang Pangarep #ketum psi #psi