Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jokowi Akui Dukungan Jadi Calon Ketum PSI Masih Kurang: Kan Gak Butuh Sedikit

Syahaamah Fikria • Sabtu, 14 Juni 2025 | 03:32 WIB
Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) beri keterangan kepada wartawan.
Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) beri keterangan kepada wartawan.

RADARSOLO.COM – Spekulasi seputar potensi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin memanas jelang Kongres PSI Juli mendatang.

Menanggapi isu tersebut, Jokowi memberikan tanggapan yang lugas.

Dia menyebut bahwa meski sudah ada dukungan dari tingkat bawah, jumlahnya masih belum memadai untuk memastikan kemenangan dalam pemilihan ketua umum.

"Ya, saya belum turun ke bawah sih," ujar Jokowi, Jumat (13/6/2025).

"Dukungan dari DPW di provinsi, kemudian DPC di kabupaten/kota juga, ya sudah ada tapi kan belum cukup," imbuh dia.

Jokowi juga menyoroti mekanisme pemilihan Ketua Umum PSI yang akan dilakukan melalui platform online.

Menurutnya, hal ini memerlukan kalkulasi yang sangat matang bagi siapa pun yang berniat maju sebagai calon.

"Karena nanti itu voting online. Jadi memang betul-betul harus dihitung benar. Harus berhitung betul," tegasnya.

Lantas, sudah benar-benar siapkah untuk maju sebagai Ketua Umum PSI? Jokowi mengaku tidak ingin terburu-buru.

Ia menjelaskan bahwa pencalonan memerlukan dukungan signifikan dari struktur partai di daerah.

"Dukungannya saja belum. Belum," ucapnya.

Dukungan yang dimaksud Jokowi yakni sesuai syarat pencalonan ketum, di mana harus didukung dari DPW, didukung dari DPC di tingkat kabupaten/kota hingga tingkat provinsi.

Bahkan meski beberapa DPW dan DPC telah menyatakan dukungan, Jokowi mengindikasikan bahwa jumlahnya belum mencapai ambang batas yang dibutuhkan.

"Ya, satu dua saya lihat sudah. Tapi kan nggak butuh sedikit," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi juga sempat menyatakan jika ia tengah mengkalkulasi langkahnya dengan hati-hati.

Bahkan sempat berkelakar tidak ingin kalah jika akhirnya memutuskan mendaftar jadi calon Ketum PSI. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#jokowi #ketum psi #psi #dukungan