Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sejak Pagi, Nadiem Makarim Diperiksa Soal Dugaan Korupsi Laptop Chromebook: Mengapa hingga Malam Belum Keluar dari Gedung Bundar?

Syahaamah Fikria • Selasa, 24 Juni 2025 | 04:33 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim. (JawaPos.com)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim. (JawaPos.com)

RADARSOLO.COM – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun.

Pemeriksaan yang dimulai sejak pagi pukul 09.00 WIB pada Senin (23/6/2025) ini, masih berlangsung hingga malam hari.

Bahkan hingga pukul 20.00 lebih, Nadiem belum terlihat keluar dari Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan.

Lamanya pemeriksaan ini memicu pertanyaan publik mengenai detail yang digali penyidik Kejaksaan Agung?

Diketahui, Senin pagi Nadiem tiba didampingi tim kuasa hukumnya di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan.

Mantan bos GoJek itu mengenakan kemeja batik krem dan celana biru tua, serta membawa tas jinjing berisi dokumen, makanan, dan obat pribadi.

Namun, ia memilih bungkam kepada awak media yang menunggunya.

Dia dan kuasa hukum pun langsung masuk ke gedung untuk menjalani pemeriksaan.

Dugaan Korupsi dan Penyelidikan Kejagung

Kejagung diketahui tengah mengusut kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan laptop untuk program digitalisasi pendidikan.

Proyek ini, yang berlangsung pada tahun anggaran 2019 hingga 2022 di Kemendikbudristek, dengan nilai fantastis mencapai Rp9,9 triliun.

Pemeriksaan terhadap Nadiem Makarim ini dilakukan oleh penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Meskipun penyelidikan telah berjalan, hingga saat ini belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini.

Pihak Kejagung juga masih dalam proses menghitung total kerugian negara yang ditimbulkan.

Sebelumnya, penyidik Kejagung juga telah memanggil dan memeriksa sejumlah pihak lain, termasuk satu staf khusus dan seorang konsultan yang pernah bekerja untuk Nadiem Makarim.

Lamanya Nadiem berada di dalam Gedung Bundar Kejagung mengindikasikan bahwa banyak detail dan keterangan yang perlu diklarifikasi terkait proyek pengadaan laptop ini.

Publik menantikan perkembangan selanjutnya dari kasus yang berpotensi besar ini. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#mendikbudristek #nadiem makarim #Laptop Chromebook #Kejagung #korupsi