Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Apa Itu PoliceTube? Platform Video Milik Polri yang Banjir Kritik Buang-Buang Duit, Netizen: Kayak Dipaksakan!

Syahaamah Fikria • Jumat, 27 Juni 2025 | 19:24 WIB
PoliceTube.
PoliceTube.

RADARSOLO.COM – Polri melalui Divisi Humas Polri baru saja memperkenalkan platform berbagi video baru bernama PoliceTube.

Platform ini, yang dapat diakses melalui laman policetube.id, menampilkan berbagai video pendek kegiatan anggota Polri dari berbagai Polda di Indonesia.

Namun, belum resmi diluncurkan, inisiatif ini sudah menuai kritik tajam dari publik yang menganggapnya sebagai pemborosan anggaran.

Apa Fungsi PoliceTube?

PoliceTube dirancang mirip dengan media sosial populer seperti YouTube dan TikTok.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Sandi Nugroho, menjelaskan PoliceTube akan berfungsi sebagai sarana utama untuk mempublikasikan kerja-kerja kepolisian dalam format video.

Platform ini diharapkan menjadi wadah bagi Polri untuk berbagi video terkait pelaporan polisi dan berbagai aktivitas anggota.

Lebih dari sekadar media publikasi, Sandi mengklaim PoliceTube juga akan digunakan untuk memonitor kinerja polisi secara realtime.

Akan ada fitur yang memungkinkan pemantauan kerja polisi berdasarkan satuan kerjanya, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres, hingga Polsek.

"Jadi bisa dilihat kerja Mabes, Polda, Polres, hingga Polsek," ujar Sandi.

Ia menambahkan, kehadiran PoliceTube juga bisa jadi wadah pemantau bagi polisi nakal.

"Kejelekan polisi tidak ditutup-tutupi. Begitu pula dengan kebaikannya, perlu kami tampilkan,” imbuh Sandi.

Polri berharap, platform ini akan menjadi sarana komunikasi baru dengan masyarakat dengan konten dan tagline ‘polisi untuk masyarakat’.

Rencananya, PoliceTube akan diluncurkan secara resmi pada 1 Juli 2025, bertepatan dengan ulang tahun ke-79 Korps Bhayangkara.

Dikritik Buang-Buang Anggaran

Meskipun digadang-gadang memiliki fungsi penting, gagasan PoliceTube sudah menuai kritik pedas dari netizen.

Banyak pengguna media sosial menganggap keberadaan platform ini sebagai tindakan pemborosan anggaran.

Apalagi, saat ini sudah tersedia banyak platform berbagi video lain yang sudah sangat populer dan banyak digunakan masyarakat, seperti YouTube dan TikTok.

"Buang2 duit njirr, siapa sih yg acc proposalnya," komen @SKY******.

"Ugensinya apa ya?" tanya @NhaD******.

Selain itu, netizen juga menyoroti banyaknya aspek yang lebih penting untuk segera diperbaiki di tubuh Polri, dibanding sekadar membuat paltform berbagi video baru.

"Anggaran besar bukannya perbaiki kinerja malah proyek2 ga jelas. Noh penyidik2 pada ngeluh anggaran penyidikan kecil makanya laporan masyarakat jarang ditindaklanjuti krn kurang anggaran. Malah buat hal2 yg lain," papar @yes******.

"Kayak sedikit dipaksain deh kesannya, alokasi anggarannya mungkin bisa untuk yang lain deh kayak Upgrade sistem forensik, IT crime, atau kalau emang mau ke aplikasi mungkin yg lebih interaktif & fokus ke pelayanan masyarakat," tulis @inia******. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#Policetube #platform #polri #youtube #anggaran #kritik