Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kapan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram 2025? Cek Jadwal dan Bacaan Niat Lengkap Arab, Latin, Artinya

Syahaamah Fikria • Sabtu, 28 Juni 2025 | 21:35 WIB
Ilustrasi puasa.
Ilustrasi puasa.

RADARSOLO.COM - Memasuki bulan Muharram 1447 Hijriah, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan, salah satunya dengan menjalankan puasa sunah Tasua dan Asyura.

Dua hari ini memiliki nilai istimewa dalam sejarah Islam dan menjadi momentum spiritual penting untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Apa Itu Puasa Tasua dan Asyura?

Puasa Tasua dilakukan pada tanggal 9 Muharram.

Sementara puasa Asyura dijalankan sehari setelahnya, yaitu pada 10 Muharram.

Kedua puasa ini merupakan bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW dan telah dikenal sejak masa jahiliyah oleh bangsa Quraisy.

Makna puasa Asyura erat kaitannya dengan peristiwa keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israel dari kejaran Firaun.

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa beliau lebih berhak terhadap Musa dibanding kaum Yahudi.

Sehingga beliau berpuasa pada hari itu dan mengajak umat Islam untuk ikut melaksanakannya.

Untuk membedakan ibadah umat Muslim dari praktik agama lain, Rasulullah SAW pun menyampaikan niatnya untuk menambah puasa di hari sebelumnya, yakni tanggal 9 Muharram (Tasua).

Dalam riwayat Muslim, Ibnu Abbas RA menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Jika aku masih hidup hingga tahun depan, aku akan berpuasa juga pada hari kesembilan.”

Namun, beliau wafat sebelum sempat menjalankannya.

Meski begitu, anjuran itu tetap dijadikan tuntunan hingga sekarang.

Sehingga umat Islam sangat dianjurkan untuk berpuasa dua hari, yaitu pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

Amalan itu sebagai bentuk keteladanan kepada Rasulullah SAW dan untuk membedakan diri dari ibadah agama lain.

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram 2025

Mengacu pada kalender Hijriah 1447 H, puasa Tasua tahun ini jatuh pada:

- Sabtu, 5 Juli 2025 (9 Muharram 1447 H)

- Minggu, 6 Juli 2025 (10 Muharram 1447 H) – untuk puasa Asyura

Umat Islam disarankan menjalankan kedua puasa ini secara berurutan agar lebih sempurna dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap

Berikut bacaan niat puasa Tasua dan Asyura dalam bahasa Arab, tulisan latin, dan terjemahan bahasa Indonesia:

1. Niat Puasa Tasua (9 Muharram)

- Malam hari (sebelum subuh):

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma Tasu'ā'a sunnatan lillāhi ta'ālā

Artinya: Saya berniat puasa Tasua, sunnah karena Allah Ta'ala.

- Pagi hari (jika belum makan/minum):

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ تَاسُوعَاءَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adā’i sunnatit Tasu’a lillāhi ta’ālā

Artinya: Saya berniat puasa sunnah Tasua hari ini karena Allah SWT.

2. Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

- Malam hari (sebelum subuh):

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ‘Āsyūrā’a sunnatan lillāhi ta’ālā

Artinya: Saya berniat puasa Asyura, sunnah karena Allah Ta’ala.

- Pagi hari (jika belum makan/minum):

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَاشُورَاءَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adā’i sunnatit ‘Āsyūrā’a lillāhi ta’ālā

Artinya: Saya berniat puasa sunnah Asyura hari ini karena Allah SWT.

Menjalankan puasa Tasua dan Asyura bukan hanya bentuk ibadah, tapi juga bagian dari mengenang sejarah panjang perjuangan para nabi.

Selain sebagai bentuk rasa syukur, dua hari puasa ini menjadi momentum untuk mempertebal iman dan menumbuhkan kesadaran spiritual di awal tahun Hijriah. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Amalan di Bulan Muharram #muharram #puasa asyura #niat puasa tasua #puasa tasua #niat puasa asyura #puasa sunnah