RADARSOLO.COM-Satu penumpang KMP Tunu Pratama Jaya kembali ditemukan selamat di perairan Selat Bali.
Adalah Saiful Munir, 40, warga Jember.
Saiful ditemukan nelayan di perairan Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Kamis (3/7) pagi, dan langsung dievakuasi oleh aparat.
Dia berhasil bertahan hidup setelah beberapa jam terombang-ambing di laut.
"Satu penumpang ditemukan selamat, seorang kernet. Saat ini sudah dievakuasi dan diarahkan ke Polsek Gilimanuk untuk penanganan lebih lanjut," ujar Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana dikutip dari radarbanyuwangi.jawapos.com.
Sementara itu, suasana haru menyelimuti RSU Negara, Jembrana.
Hingga pukul 06.15 WITA, empat jenazah telah tiba di kamar jenazah rumah sakit tersebut.
Dua orang korban selamat masih menjalani observasi intensif di IGD.
"Ada empat jenazah yang sudah berada di kamar jenazah, dua korban selamat sedang dalam observasi di IGD," jelas dr Gusti Ngurah Putu Adnyana, Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Kendali Mutu RSU Negara.
Dugaan awal penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya adalah kebocoran lambung kapal.
Peristiwa itu terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter menurut laporan BMKG.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu (2/7) sekitar pukul 23.15 WIB, setelah bertolak dari Dermaga LCM Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali.
Kapal membawa 53 penumpang dan 22 kendaraan.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran dari Pelabuhan Ketapang.
Pencarian difokuskan ke beberapa titik. Termasuk perairan Gilimanuk dan selatan Selat Bali.
Insiden ini sempat membuat antrean kendaraan mengular hingga tiga jam di Pelabuhan Ketapang.
Sementara di Pelabuhan Gilimanuk, suasana terpantau masih mencekam meski aktivitas penyeberangan kembali normal sejak Kamis pagi.
Tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya kini menjadi perhatian nasional, dengan evakuasi korban yang masih berlangsung dan terus dikejar oleh Tim SAR gabungan. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono