Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Profil dan Rekam Jejak Ade Armando: dari Jurnalis, Akademisi, Politisi hingga Komisaris BUMN PLN Nusantara Power

Syahaamah Fikria • Jumat, 4 Juli 2025 | 19:32 WIB
Ade Armando.
Ade Armando.

RADARSOLO.COM - Nama Ade Armando kini jadi perhatian publik setelah resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power, salah satu anak perusahaan strategis milik negara di sektor energi.

Pengangkatan dirinya sebagai komisaris BUMN itu menuai pro kontra di kalangan publik.

Tak sedikit yang mempertanyakan soal kompetensinya. Banyak juga yang menyentil posisinya, di mana pegiat medsos itu belakangan sangat vokal meberikan pujian untuk pemerintahah Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Namun siapa sebenarnya Ade Armando?

Profil Ade Armando

Ade Armando lahir di Jakarta pada 24 September 1961.

Ia merupakan putra bungsu dari pasangan Mayor Jus Gani dan Juniar Gani, keturunan Minangkabau yang sempat bermukim di luar negeri akibat situasi politik pasca runtuhnya pemerintahan Presiden Soekarno.

Sang ayah pernah menjadi atase militer di KBRI Maroko dan Filipina, sebelum akhirnya diberhentikan dari militer dan merantau ke Malaysia sebagai pedagang.

Sekitar tahun 1968, keluarga mereka kembali ke Indonesia dalam kondisi ekonomi yang sulit dan menetap di Bandung.

Pendidikan dasar hingga menengah Ade ditempuh di Bandung dan Bogor, kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia.

Awalnya ia bercita-cita menjadi diplomat, namun akhirnya memilih fokus di bidang Ilmu Komunikasi. Ia meraih gelar sarjana pada tahun 1988.

Tak berhenti di situ, Ade melanjutkan studi magister (S2) di Florida State University, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master pada tahun 1991.

Gelar doktoralnya (S3) ia peroleh dari Universitas Indonesia pada tahun 2006.

Karier di Dunia Jurnalistik dan Akademik

Sebelum dikenal sebagai dosen dan tokoh publik, Ade mengawali karier sebagai jurnalis.

Ia pernah menjadi wartawan di majalah Prisma, redaktur di LP3ES, hingga bekerja di harian Republika.

Namun karena tekanan politik era Orde Baru, ia memilih mundur dan kemudian terjun ke dunia riset dan media monitoring.

Pada tahun 1990, Ade diangkat sebagai dosen tetap di Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP UI.

Ia juga sempat menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan aktif menulis opini serta melakukan riset seputar media dan komunikasi.

Ade dikenal sebagai salah satu pengajar yang vokal dan aktif mengomentari isu-isu sosial-politik di ruang publik maupun media sosial.

Terjun ke Dunia Politik

Pada April 2023, Ade Armando resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ia maju sebagai calon legislatif (caleg) dari daerah pemilihan DKI Jakarta II pada Pemilu 2024.

Demi totalitas berpolitik, ia mengundurkan diri dari jabatan dosen PNS di Universitas Indonesia satu bulan sebelum masuk PSI.

Setelah gagal melenggang ke DPR, Ade tetap aktif dalam struktur partai dan berbagai forum diskusi publik.

Komisaris BUMN

Pada Juli 2025, Ade Armando resmi menjabat sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power.

Informasi tersebut sempat viral di media sosial lewat dokumen hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang bocor ke publik.

Dalam susunan dewan komisaris terbaru, namanya tercantum bersama sejumlah tokoh lain.

“Benar, saya mulai aktif sebagai komisaris pada Kamis,” ujar Ade Armando, Jumat (4/7/2025). (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#komisaris #PLN Nusantara Power #pln #rekam jejak #ade armando #bumn #psi