Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Arya Daru Pangayunan, Diplomat Kemlu yang Meninggal Muka Terlakban Ternyata Menantu Guru Besar UGM: Sosok Aslinya Diungkap Teman Sekolah

Syahaamah Fikria • Rabu, 9 Juli 2025 | 03:06 WIB
Sosok Arya Daru Pangayunan, diplomat Kemlu yang ditemukan meninggal dalam kamar kos.
Sosok Arya Daru Pangayunan, diplomat Kemlu yang ditemukan meninggal dalam kamar kos.

RADARSOLO.COM – Sosok dan rekam jejak Arya Daru Pangayunan, 39, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), yang ditemukan meninggal dengan kepala terbungkus lakban di kamar kosnya di Menteng, Jakarta Pusat, kini terus jadi sorotan.

Selain profesi dan kariernya yang cukup moncer di Kemlu, lingkungan keluarga Arya ternyata juga bukan dari kalangan sembarangan.

Arya memiliki hubungan keluarga dengan tokoh penting Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogja.

Korban diketahui merupakan menantu dari Prof Basu Swastha Dharmmesta, seorang Guru Besar terkemuka di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.

Hal itu juga terlihat dari karangan bunga duka cita yang dikirim oleh Keluarga Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.

Dalam foto yang beredar, karangan bunga duka cita itu diletakkan di halaman kos Gondangdia International Guest House, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat

"Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Arya Daru Pangaynan (Menantu Prof. Basu Swastha Dharmmesta, Departemen Manajemen FEB UGM," demikian tulisan dalam karangan bunga duka cita.

Ungkapan belasungkawa juga terus mengalir, tidak hanya dari kolega diplomat dan dosen UGM, tapi juga dari sesama alumni.

Rumah duka almarhum yang berada di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY, mulai dipenuhi karangan bunga.

“Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Arya Daru Pangayunan – Keluarga PSLH UGM”," demikian salah satu tulisan dalam karangan bunga duka cita

Dikenal Cerdas dan Kalem

Arya Daru Pangayunan sendiri dikenal sebagai sosok yang cerdas dan berprestasi sejak masa sekolahnya.

Ayah dua anak ini merupakan alumni Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM), sebuah jejak pendidikan yang melatarbelakangi kariernya yang moncer di Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Menurut teman-temannya semasa sekolah, Arya adalah pribadi yang baik, cerdas, dan tidak pernah terlibat permusuhan dengan siapa pun.

Ia juga dikenal sebagai murid yang anteng dan sangat fokus pada pendidikannya.

Kepribadiannya yang ramah dan profesional membuat kabar kematian tragisnya ini mengejutkan banyak pihak, terutama di kalangan pegawai Kemlu dan sivitas akademika UGM.

“Kemlu menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," ujar Juru Bicara Kemlu Roy Soemirat .

Menurut dia, Kemlu menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Kementerian juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan yang diperlukan dalam prosesnya.

"Saat ini Kemlu telah menyerahkan penanganan peristiwa kepada polisi dan akan terus memberikan dukungan yang diperlukan,” ucap dia. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#lakban #diplomat #UGM #Arya daru pangayunan #menteng #penemuan mayat #kamar kos #kemlu