RADARSOLO.COM - Kabar duka datang dari dunia diplomasi Indonesia.
Arya Daru Pangayunan (39), staf Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi kepala dilakban di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa pagi (8/7/2025), pukul 08.30 WIB.
Juru Bicara Kemenlu, Rolliansyah Soemirat, membenarkan kabar tersebut.
"Betul, salah satu staf Kemenlu, Saudara Arya Daru Pangayunan telah meninggal dunia," ujarnya, Selasa.
Kemenlu menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
"Hal detil-detil mengenai kasus ini, bisa ditanyakan ke pihak polisi. Kita tunggu hasil penyelidikan," pungkas Rolliansyah.
Jejak Digital dan Riwayat Karier Arya Daru Pangayunan
Dikenal sebagai diplomat muda yang ramah dan cerdas, Arya Daru aktif di berbagai platform media sosial seperti LinkedIn, Instagram, Facebook, hingga YouTube.
Di LinkedIn, Daru diketahui merupakan lulusan S1 Ilmu Politik, Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2009.
Karier diplomatiknya dimulai sebagai pegawai kontrak di Kedubes RI di Yangon, Myanmar, kemudian ditugaskan ke Dili, Timor Leste (2018–2020) dan Buenos Aires, Argentina (2020–2022).
Instagram, YouTube, dan Facebook: Cerita Hidup Seorang Diplomat
Di Instagram, Arya Daru Pangayunan kerap membagikan momen perjalanan dan makanannya selama bertugas.
Unggahan terakhirnya pada 5 Juni 2025, berisi promosi mobil Suzuki Ertiga miliknya yang ia jual.
Keterangan unggahan itu telah diedit untuk menandai bahwa mobil tersebut telah terjual.
Kini, kolom komentarnya penuh ucapan duka dari rekan-rekannya.
"Innalillahi wainailaihi rojiun, husnul khotimah ya Mas Daru," tulis salah satu warganet.
"Arya.. ya Allah.. semoga husnul khotimah," komentar lainnya.
Di YouTube, Daru banyak membagikan video aktivitas menyelam saat bertugas di Dili.
Vlog terakhirnya adalah dokumentasi perjalanan dari Yogyakarta ke Buenos Aires, unggahan yang kini menjadi kenangan terakhirnya di platform itu.
Sementara di Facebook, Daru lebih sering membagikan swafoto bersama keluarga dan rekan kerja, serta mengekspresikan ketertarikannya pada dunia otomotif.
Unggahan terakhirnya adalah foto bersama rekan-rekannya di Holycow Steak Sabang pada 17 Juni 2025, dengan keterangan: "Tim Subdit 3."
Aktivitas Terakhir Sebelum Meninggal
Informasi dari Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menyebut Arya sempat berkomunikasi lewat telepon dengan istrinya pada Senin malam pukul 21.00 WIB.
"Terakhir itu masih sempat teleponan jam 21.00. Terus jam 5.00 mungkin istrinya mengingatkan salat atau apalah, tapi enggak bisa-bisa (dihubungi) sampai jam 7.00 atau 8.00," jelas Rezha.
Karena tak kunjung direspons, sang istri menghubungi penjaga indekos untuk memeriksa kondisi Arya.
Saat kamar diketuk, tak ada jawaban. Setelah meminta bantuan RW dan Bhabinkamtibmas, kamar akhirnya didobrak.
Daru ditemukan tak bernyawa, dalam kondisi tragis.
"Si penjaga kos ke RW, RW ke Bhabinkamtibmas, baru kita datang ke TKP," imbuh Rezha.
Kini, publik menanti hasil penyelidikan polisi atas kematian tragis seorang diplomat muda yang dikenal bersahaja dan berdedikasi dalam tugasnya.(np)
Editor : Nur Pramudito