Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tren Aura Farming Mendunia, Gubernur Riau Rayyan Arkan Dikha Penari Pacu Jalur Diangkat Jadi Duta Pariwisata

Nur Pramudito • Rabu, 9 Juli 2025 | 17:33 WIB
Tren Aura Farming Mendunia, Rayyan Arkan Dikha, anak penari Pacu Jalur viral, diangkat jadi Duta Pariwisata Riau
Tren Aura Farming Mendunia, Rayyan Arkan Dikha, anak penari Pacu Jalur viral, diangkat jadi Duta Pariwisata Riau

RADARSOLO.COM - Gubernur Riau Abdul Wahid resmi mengangkat Rayyan Arkan Dikha (11) sebagai Duta Pariwisata Riau, usai apel di halaman Kantor Gubernur Riau, Selasa (8/7/2025).

Rayyan Arkan Dikha adalah anak penari Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing) yang viral di media sosial berkat aksi "aura farming"-nya yang memukau dunia.

Pengangkatan ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi Rayyan dalam mempromosikan budaya Riau hingga ke tingkat global.

"Dikha telah berjasa memperkenalkan tradisi dan budaya Riau, bukan hanya di Indonesia, tetapi sampai ke dunia," kata Wahid dikutip dari ANTARA, Rabu (9/7/2025).

Baca Juga: Tradisi Pacu Jalur yang Fenomenal! Gerakannya Ditirukan Wapres Gibran dan Pemain Paris Saint-Germain hingga Berujung Diklaim Malaysia

Menurut Wahid, momen ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Melayu Riau di mata dunia.

Aksi Rayyan Arkan Dikha di ujung sampan Pacu Jalur yang menari dengan gerakan khas, dinilai berhasil menarik perhatian internasional.

"Jadi, beliau (Rayyan) berjasa besar dalam mempromosikan budaya Riau, salah satunya Pacu Jalur Kuantan Singingi," ungkap Wahid

"Sebelumnya orang hanya sebagian mengenal budaya kita, tetapi sekarang dunia sudah tahu. Sebagai bentuk apresiasi kepada beliau, saya angkat jadi duta pariwisata Riau," jelas Wahid

Baca Juga: Tradisi Pacu Jalur yang Fenomenal! Gerakannya Ditirukan Wapres Gibran dan Pemain Paris Saint-Germain hingga Berujung Diklaim Malaysia

Diberi Beasiswa dan Akan Tampil Lagi di Event Pacu Jalur

Sebagai bentuk apresiasi lainnya, Gubernur Abdul Wahid juga memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp 20 juta kepada Rayyan.

Nantinya, Rayyan juga akan kembali mendapat penghargaan bersama anak-anak lainnya dalam event Pacu Jalur pada 20–24 Agustus 2025.

Anak-anak tersebut antara lain penari Pacu Jalur lainnya seperti Togak Luan dan Tukang Onjai, yang juga memegang peran penting dalam kesenian sampan khas Kuansing.

Dalam kesempatan itu, Wahid bersama jajarannya turut menari bersama Rayyan, mengikuti gerakan "aura farming" yang telah mendunia lewat TikTok.

Tradisi Pacu Jalur Kini Mendunia

Pacu Jalur merupakan tradisi lomba dayung sampan panjang yang digelar rutin di Sungai Kuantan.

Keunikan atraksinya bukan hanya pada kekompakan para pendayung, tetapi juga pada aksi anak yang berdiri di ujung sampan, dikenal sebagai Togak Luan, yang menari seirama irama dayungan.

Gerakan tarian ini disebut "aura farming", di mana si anak menepuk-nepuk udara, menggulung tangan ke depan, dan mengayun serasi.

Gaya tarian ini viral secara global, diparodikan oleh banyak kreator konten di TikTok dari berbagai negara.

Meski tampak sederhana, tarian ini membawa dampak besar dalam memperkenalkan budaya Melayu Riau secara luas

Rayyan Arkan Dikha pun kini menjadi simbol kebanggaan daerah.(np)

Editor : Nur Pramudito
#pekanbaru #Aura Farming #Rayyan arkan dikha #gubernur riau #duta pariwisata #Pacu Jalur