Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemanasan Jelang Operasi Patuh Candi 2025! Tim Sparta Polresta Solo Amankan 10 Motor dalam Razia Dini Hari

Antonius Christian • Minggu, 13 Juli 2025 | 19:43 WIB
Motor yang menggunakan knalpot brong langsung dikukut ke Mapolresta Solo, Minggu (13/7/2025) dini hari.
Motor yang menggunakan knalpot brong langsung dikukut ke Mapolresta Solo, Minggu (13/7/2025) dini hari.

RADARSOLO.COM- Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Solo kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas knalpot tidak standar alias knalpot brong.

Yakni dengan menggelar razia Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di depan Rutan Solo, Minggu (13/7/2025) dini hari.

Razia ini merupakan bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025 yang akan dimulai serentak, Senin (14/7/2025) hari ini.

Dalam penindakan yang berlangsung sekitar pukul 01.00, Tim Sparta berhasil mengamankan 10 unit sepeda motor yang terbukti tidak memenuhi standar kelayakan.

Selain menggunakan knalpot brong, kendaraan-kendaraan tersebut juga tidak dilengkapi dokumen penting seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasat Samapta Polresta Solo Kompol Edi Sukamto menegaskan, penindakan ini adalah langkah nyata menertibkan para pelanggar lalu lintas yang kerap menimbulkan keresahan.

Terutama dengan suara bising dari knalpot brong.

"Selain menyalahi aturan lalu lintas, penggunaan knalpot brong jelas-jelas sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama saat malam hingga dini hari. Kami tidak akan mentoleransi pelanggaran seperti ini," urai Kompol Edi.

Seluruh pengendara dan kendaraan dibawa ke Mapolresta Solo untuk diproses lebih lanjut.

Anggota Satlantas juga diterjunkan untuk melakukan penilangan kepada para pelanggar sekaligus menyita knalpot brong.

"Penindakan ini bukan hanya untuk memberikan sanksi, tetapi juga memberi efek jera agar mereka sadar pentingnya menaati aturan demi keselamatan dan kenyamanan bersama," ujarnya.

Baca Juga: Inovasi Bersajadah di Desa Kedawung Sragen Mampu Hasilkan Uang dari Sampah, Ini Penjelasannya

Edi menambahkan, kegiatan razia serupa terus dilakukan secara berkala di berbagai titik rawan pelanggaran.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Operasi Patuh Candi 2025 akan terus kami kawal bersama jajaran lalu lintas. Ini komitmen kami dalam menciptakan Kota Solo yang aman, tertib, dan nyaman,” tandasnya.

Kasat Lantas Polresta Solo Kompol Agung Yudiawan membenarkan pihaknya telah menerima limpahan pelanggaran lalu lintas dari Satuan Samapta.

“Ada 10 unit sepeda motor yang diserahkan kepada kami karena menggunakan knalpot brong dan tidak memiliki surat kendaraan lengkap," kata dia.

"Para pengendara langsung kami proses dengan penilangan dan diminta mengganti knalpotnya sesuai standar pabrikan,” lanjut Agung.

Menurut kasat lantas, mulai hari ini, Senin (14/7/2025), pihaknya resmi memulai pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025 yang akan berlangsung selama dua pekan, hingga Minggu (27/7/2025).

“Operasi ini digelar serentak di seluruh Jawa Tengah dan menjadi agenda tahunan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” katanya.

Sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas dalam operasi ini antara lain:

"Fokus kami tidak hanya pada penegakan hukum, tetapi juga pada aspek edukasi. Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat," tegas Agung.

Ia berharap, melalui operasi ini, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mengurangi tingkat fatalitas korban akibat kelalaian berkendara.

“Pelanggaran-pelanggaran seperti ini kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas," pungkas Agung. (*) 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#knalpot brong #operasi patuh candi #razia #tim sparta #polresta solo