Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dari Mana Kelompok Serba Putih yang Viral Gelar Ritual di Puncak Gunung Lawu? Polisi: Bukan Aliran Sesat

Syahaamah Fikria • Selasa, 15 Juli 2025 | 00:51 WIB
Potongan video rombongan serba putih menggelar ritual suro di puncak Gunung Lawu.
Potongan video rombongan serba putih menggelar ritual suro di puncak Gunung Lawu.

RADARSOLO.COM - Sebuah video viral yang memperlihatkan rombongan berpakaian serba putih menggelar ritual di puncak Gunung Lawu mengundang rasa penasaran publik.

Video berdurasi singkat tersebut menunjukkan sekelompok orang yang mengitari tugu Hargo Dumilah dengan penuh kekhusyukan, diduga sedang melaksanakan ritual di bulan Suro.

Polisi pun membenarkan adanya ritual yang digelar sekelompok orang berpakaian serba putih di puncak Gunung Lawu tersebut.

"Betul, kita sudah cek video yang viral tersebut lokasi memang benar di puncak Gunung Lawu," ucap Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa , Senin (14/7/2025).

Lantas siapa dan dari mana kelompok ritual tersebut?

Erik mengatakan, kelompok tersebut ternyata berasal dari Nahdlatul Ulama (NU) cabang Purwodadi.

Mereka melakukan pendakian sebagai bagian dari kegiatan spiritual rutin yang bertepatan dengan datangnya bulan Muharram atau yang akrab disebut bulan Suro dalam kalender Jawa.

“Rombongan itu berasal dari NU Purwodadi dan jumlahnya sekitar seratus orang,” ujar dia.

Diketahui, mereka mulai mendaki Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu pada Kamis (10/7/2025).

Kemudian melangsungkan ritual pada Jumat (11/7/2025) pagi.

Momen tersebut terekam oleh pendaki lain yang kebetulan berada di lokasi yang sama, dan videonya langsung menyebar luas di media sosial, termasuk TikTok.

Salah satu unggahan viral berasal dari akun TikTok @adtyaaidrt.

"Kejadian di puncak Lawu hari Jumat kemarin, dari jam 10.00 sampai sekitar jam 12.30 sepertinya sedang melakukan ritual karena masih dalam bulan Suro," demikian keterangan unggahan tersebut.

Bukan Aliran Sesat

Lebih lanjut, Erik menegaskan bahwa tidak ada indikasi bahwa kelompok tersebut berasal dari aliran menyimpang atau aliran sesat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola jalur pendakian dan memastikan bahwa kegiatan tersebut bukan bagian dari aliran sesat. Itu adalah bagian dari laku spiritual dalam rangka menyambut bulan Suro,” jelasnya.

Ritual atau tirakat di Gunung Lawu memang sudah menjadi tradisi turun-temurun bagi sebagian masyarakat Jawa, terutama saat memasuki bulan Suro yang diyakini sakral.

Gunung Lawu sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi keramat yang sering dijadikan tempat semedi, tapa brata, hingga laku prihatin oleh para peziarah spiritual. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #nu #ritual #Purwodadi #Hargo Dumilah #video #gunug lawu #suro #Serba putih