Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral! Bupati Batanghari Murka Gegara Balon Dilepas Duluan saat Pelantikan PPPK, Benarkah SK Pegawai Sampai Ditahan?

Syahaamah Fikria • Rabu, 16 Juli 2025 | 01:14 WIB
Para peserta pelantikan PPPK Kabupaten Batanghari saat melepas balon sebelum aba-aba, membuat Bupati Muhammad Fadhil Arief marah.
Para peserta pelantikan PPPK Kabupaten Batanghari saat melepas balon sebelum aba-aba, membuat Bupati Muhammad Fadhil Arief marah.

RADARSOLO.COM – Suasana gembira pelantikan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Batanghari mendadak berubah tegang, usai Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief murka gara-gara insiden waktu pelepasan balon yang tidak pas.

Bahkan, gara-gara insiden pelepasan balon yang tak sengaja dilakukan lebih dulu sebelum aba-aba itu, Bupati Batanghari dikabarkan menahan penyerahan SK PPPPK.

Viral Pelepasan Balon Bikin Bupati Murka

Insiden tersebut terjadi saat pelantikan PPPK di Kabupaten Batanghari pada Senin (14/7/2025).

Pelantikan PPPK tersebut diikuti oleh 1.077 peserta.

Video yang merekam momen pelepasan balon saat pelantikan PPPK itu langsung menyebar luas di media sosial dan jadi viral.

Dalam rekaman tersebut, terlihat ratusan pegawai PPPK sudah melepaskan balon ke udara padahal belum ada instruksi resmi dari panitia.

Kejadian bermula ketika pemandu acara meminta peserta pelantikan bersiap untuk bBaca Juga: PSI Akui Heboh Bendera Gajah Kepala Merah di Solo Dipasang Kader Partaierfoto bersama.

Sayangnya, aba-aba tersebut disalahartikan sebagai tanda untuk melepas balon, yang seharusnya dilakukan di momen puncak pelantikan.

Sehingga para PPPK pun melepaskan balon, hingga terlihat balon melayang ke udara sebelum waktunya.

"Itu bukan aba-aba untuk melepas balon, tapi foto bersama!" teriak pemandu acara dalam video yang diunggah akun Instagram @folknoha, Selasa (15/7/2025).

Hal itu membuat seremonial pelantikan menjadi tidak sesuai skenario.

Bupati Fadhil Arief yang hadir di lokasi langsung terlihat kecewa.

SK Pegawai Tak Langsung Diserahkan

Tak berselang lama, beredar kabar bahwa akibat insiden itu, pembagian SK PPPK ditunda.

Sejumlah peserta pelantikan mengaku tak menerima SK mereka di lokasi acara.

“Kami sudah resmi dilantik, tapi SK-nya tidak diberikan. Petugas di lokasi menyatakan bahwa Bupati memerintahkan penahanan SK karena balon sudah dilepaskan sebelum ada perintah resmi,” ujar seorang peserta yang tak mau disebutkan namanya.

Kabar tersebut langsung viral dan memicu kehebohan publik.

Lantas, benarkah hanya karena balon, nasib SK PPPK bisa tertunda?

Menanggapi kegaduhan tersebut, Bupati Muhammad Fadhil Arief akhirnya angkat bicara.

Ia membantah bahwa pembagian SK PPPK dibatalkan karena insiden lepas balon.

“SK itu memang tidak dibagikan di lapangan agar tidak salah orang. Tetap dibagikan di masing-masing kantor instansi,” ujar Fadhil, Selasa (15/7/2025).

Meski begitu, sang bupati tak menutupi rasa kecewanya terhadap para pegawai yang dinilainya kurang tertib saat pelantikan.

Ia menilai momen resmi seperti itu seharusnya disikapi dengan disiplin dan kehormatan.

"Masak pegawai dak mau diajak tertib? Bukan pegawai kalau ngomong SK ditahan,” tegasnya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#SK PPPK #viral #Muhammad Fadhil Arief #balon #Bupati Batanghari #murka #Pelantikan PPPK #pelepasan balon