RADARSOLo.COM -Di hari bahagianya menikah dengan Maula Akbar, putra dari tokoh Jawa Barat Dedi Mulyadi, sosok Wakil Bupati Garut terpilih, Luthfianisa Putri Karlina, justru kembali jadi perbincangan publik.
Tak hanya karena sepak terjang politiknya yang menanjak, tapi juga karena babak masa lalunya yang hingga kini masih tersimpan rapi tanpa penjelasan terbuka.
Publik ramai bertanya: sebenarnya apa yang membuat Putri Karlina dan suami pertamanya berpisah?
Profil Putri Karlina
Putri Karlina lahir di Garut, 14 Maret 1993. Sebelum terjun ke dunia politik, ia lebih dulu dikenal sebagai dokter gigi.
Namun bukan hanya latar pendidikannya yang menarik perhatian ia adalah putri sulung dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol H. Karyoto.
Dalam kampanye Pilkada Garut 2024, Putri membawa sejumlah gagasan baru yang memikat pemilih, seperti program "satu jam belajar dan mengaji" yang menyasar penguatan karakter generasi muda.
Kini, di balik jabatan publiknya, ia juga menjalani peran sebagai ibu dari tiga buah hati dari pernikahan sebelumnya.
Babak Baru Bersama Keluarga Dedi Mulyadi
Dengan pernikahan yang digelar pada Rabu (16/7/2025), Putri dan Maula Akbar resmi menyatukan dua nama besar yang cukup berpengaruh di Jawa Barat.
Tak heran jika momen ini disambut antusias oleh masyarakat dan media.
Sebagai pasangan muda dalam lingkar kekuasaan, mereka menjadi simbol harapan baru bagi Kabupaten Garut.
Penyebab Perceraian dengan Suami PertamaMasih Belum Terungkap
Meski banyak yang ingin tahu, Putri Karlina tak pernah mengungkap alasan di balik perceraiannya. Tak satu pun pernyataan resmi keluar dari dirinya terkait hal tersebut.
Dari rumor yang beredar, diketahui ia masih dalam status pernikahan saat ikut berkontestasi dalam Pilkada 2024.
Namun, kapan tepatnya proses perceraian itu berlangsung, masih menjadi tanda tanya.
Memisahkan Urusan Pribadi
Sebagai pejabat publik, kehidupan Putri Karlina memang selalu berada di bawah sorotan.
Namun ia memilih untuk menjaga batas antara ruang pribadi dan ruang publik.
Keputusannya untuk tidak membeberkan kisah pernikahan sebelumnya adalah bentuk perlindungan atas privasinya—hal yang patut dihormati.
Kini, alih-alih terus mempersoalkan masa lalu, perhatian publik mulai diarahkan pada kiprahnya di Garut dan peran barunya sebagai istri dari Maula Akbar.(np)
Editor : Nur Pramudito