RADARSOLO.COM – SMP Birrul Walidain Plupuh menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, mulai Senin-Kamis (14-17/7). MPLS dilaksanakan dengan pendekatan positif, ramah anak, dan fokus pengembangan komprehensif.
MPLS diikuti 66 siswa baru. Mereka dibekali materi teori dan praktik, diselingi berbagai kegiatan yang penuh keakraban. Kepala SMP Birrul Walidain Plupuh Amir Hamzah menjelaskan, MPLS berjalan lancar tanpa perpeloncoan, perundungan, maupun praktik negatif lainnya.
“Kami sangat menekankan MPLS yang ramah anak. Prioritas kami adalah menciptakan lingkungan yang nyaman dan positif bagi siswa baru,” ucap Amir.
MPLS juga menghadirkan narasumber eksternal berkompeten. Materi yang disampaikan mencakup aspek teori dan praktik. Salah satunya penyuluhan dari anggota TNI dan pengurus Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Sragen. Supaya siswa baru mendapat wawasan lebih luas dan aplikatif.
“Kami ingin pembelajaran di sekolah tidak hanya teori, tapi juga mengakomodasi pembelajaran terapan,” imbuh Amir.
Sementara itu, puncak MPLS digelar di Ndayu Park Sragen melalui outbound, kemarin. Supaya pemikiran siswa lebih segar dalam memulai proses pembelajaran.
Sesuai dengan tagline sekolah, yaitu Unggul, Modern, Mandiri, dan Islami, SMP Birrul Walidain Plupuh berkomitmen untuk memaksimalkan potensi anak-anak agar unggul di berbagai bidang. Penekanan diberikan pada penguatan karakter dengan fondasi agama yang kuat.
Kemudian pembetukan skill di bidang IT dan robotik, sebagai persiapan menghadapi tantangan era digital. Serta kemampuan bahasa Inggris, untuk mendukung kemampuan komunikasi global.
"Kami ingin sekolah kami memiliki sentuhan hati antara anak-anak dan guru, sehingga terjalin kenyamanan, kebersamaan, dan mereka senang untuk terus belajar," beber Amir. (din/fer)
Editor : fery ardi susanto