Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Kader PDIP Solo Berkumpul Mendoakan Hasto Kristiyanto Divonis Bebas

Damianus Bram • Jumat, 25 Juli 2025 | 06:18 WIB
Ratusan kader PDIP Solo menggelar doa bersama untuk Hasto Kristiyanto, berharap ia bebas dari tuduhan dalam sidang putusan, Kamis (24/7/2025).
Ratusan kader PDIP Solo menggelar doa bersama untuk Hasto Kristiyanto, berharap ia bebas dari tuduhan dalam sidang putusan, Kamis (24/7/2025).

RADARSOLO.COM – Kader PDI Perjuangan Kota Solo berkumpul di Ndalem Mloyokusuman, Baluwarti,  Solo, pada Kamis (24/7/2025) malam untuk menggelar doa bersama dan memberikan dukungan moral kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, yang tengah menghadapi tuduhan kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Harun Masiku.

Para kader ini berharap Hasto dapat memperoleh vonis bebas dalam sidang putusan yang dijadwalkan pada Jumat (25/7/2025).

Aksi doa bersama ini dipimpin oleh enam tokoh agama yang mewakili agama Hindu, Budha, Kristen, Katolik, Khonghucu, dan Islam.

Para tokoh tersebut memimpin doa untuk Hasto Kristiyanto agar mendapat kebebasan dari tuduhan yang menjeratnya.

Sekretaris DPC PDIP Kota Solo, Teguh Prakosa, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mendoakan Hasto agar dapat terbebas dari semua tuduhan yang ada, menjelang sidang putusan yang akan berlangsung.

"Kegiatan ini intinya cuma satu, yakni mendoakan Hasto Kristiyanto agar dapat vonis bebas dalam sidang putusan," kata Teguh.

Teguh juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan ide dari Ketua DPC PDIP Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo.

Sekitar 400 orang dari berbagai unsur organisasi PDIP, termasuk DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, Badan Sayap, dan Satgas, terlibat dalam aksi doa bersama ini.

Teguh berharap, melalui doa bersama ini, pintu doa mereka akan terbuka dan Hasto bisa mendapatkan hasil yang baik di sidang putusan.

Ratusan kader PDIP Solo menggelar doa bersama untuk Hasto Kristiyanto, berharap ia bebas dari tuduhan dalam sidang putusan, Kamis (24/7/2025).
Ratusan kader PDIP Solo menggelar doa bersama untuk Hasto Kristiyanto, berharap ia bebas dari tuduhan dalam sidang putusan, Kamis (24/7/2025).

"Jadi kami mengumpulkan anggota dari DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, Badan Sayap dan Satgas untuk ikhtiar agar dibukakan pintu, sehingga doa kita bisa tembus kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bisa terkabulkan," ujar Teguh.

Pihaknya juga mewanti-wanti kepada kader untuk tidak bereaksi saat Hasto Kristiyanto divonis besok.

"Dengan peristiwa hukum Pak Sekjen untuk tidak perlu menyebar pamflet, kemudian spanduk dan sebagainya tidak perlu ya, cukup dengan ikhtiar tirakat mendoakan agar keputusannya besok murni ya memang bebas dari jerat hukum," bebernya.

Selain mendoakan Hasto Kristiyanto, Teguh menyebut ada perwakilan dari DPC PDIP Solo yang hadir dalam sidang vonis besok.

"Salah satunya yakni Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo. Dan mungkin juga perwakilan fraksi PDIP yang ada di Jakarta mungkin hadir," katanya.

Hasto Kristiyanto saat ini menghadapi dugaan keterlibatannya dalam upaya menghalangi penyidikan kasus korupsi yang melibatkan Harun Masiku pada tahun 2019-2024.

Ia diduga memerintahkan untuk merendam ponsel milik Harun setelah operasi tangkap tangan KPK terhadap anggota KPU, Wahyu Setiawan, pada Januari 2020.

Tak hanya itu, Hasto juga diduga terlibat dalam memberikan uang senilai 57.350 dolar Singapura (sekitar Rp600 juta) kepada Wahyu Setiawan untuk mempengaruhi keputusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota KPU.

Hasto Kristiyanto dijerat dengan Pasal 21 dan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 65 ayat (1), Pasal 55 ayat (1) ke-1, dan Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Meski demikian, para kader PDIP dan pendukung Hasto tetap berharap agar proses hukum ini dapat berjalan dengan adil dan ia bisa dibebaskan dari tuduhan yang mengarah padanya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#sidang putusan #doa bersama #pdip solo #vonis bebas #pdip #doa untuk hasto #Sekjen DPP PDIP #Hasto Kristiyanto