RADARSOLO.COM – Insiden mengerikan seorang siswa SMA menusuk seorang mahasiswa hingga tewas, mengguncang Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (2/8) sekitar pukul 23.00 WIB.
Bermula saat pelajar SMA berinisial WA, 17, dan seorang mahasiswa Peggi Novindo, 22, bertemu di jalan dan saling tatap.
Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Tiyan Talingga menuturkan, korban bersama teman-temannya sedang melintas di lokasi kejadian. Tepatnya di depan toko Hair Look Barbershop, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Muara Dua.
Tanpa diduga, mereka dihentikan oleh sekelompok orang tak dikenal.
"Korban lewat dengan teman-temannya, saling tatap dengan pelaku lalu korban dibentak," jelas Tiyan.
Saat itu, korban diminta berhenti oleh pelaku dan terjadi adu mulut.
Pisau Menancap dari Belakang
Adu mulut antara korban dan pelaku dengan cepat memanas, berujung pada perkelahian.
Situasi berubah mencekam. Hingga sebuah pisau tiba-tiba menancap dari arah belakang, mengenai tubuh Peggi Novindo.
Korban langsung terkapar tak berdaya di lokasi kejadian.
"Saat ribut, pelaku mencabut pisau yang ia bawa kemudian menancap dari arah belakang, melukai Peggy," ungkap Tiyan.
Teman-teman korban sempat berupaya menyelamatkan Peggi dengan membawanya ke RS Bunda Prabumulih.
Sayang, nyawa mahasiswa itu tidak tertolong.
Pelaku Pelajar SMA Dibekuk dalam Hitungan Jam
Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk bergerak.
Usai menerima laporan, tim gabungan dari Polres Prabumulih, Polsek Timur, dan RKT segera meluncur ke lokasi dan memulai penyelidikan intensif.
Berdasarkan keterangan dari para saksi di lapangan, identitas pelaku diketahui adalah seorang remaja berinisial WA, berusia 17 tahun, yang diketahui masih berstatus pelajar SMA.
Dalam kurun waktu beberapa jam setelah kejadian, tepatnya sekitar pukul 03.00 WIB, tim gabungan berhasil melacak keberadaan pelaku.
WA ditemukan berada di rumahnya di Desa Sukamerindu, Kabupaten Muara Enim.
Tanpa perlawanan berarti, pelaku berhasil diamankan oleh petugas.
Hingga kini, polisi massih mendalami motif pelaku melakukan penusukan yang menewaskan seorang mahasiswa tersebut. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria