Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Siapa Sudewo? Bupati Pati Viral Naikkan Pajak Bumi dan Bangunan hingga 250 Persen, Pernah Gagal Nyalon di Karanganyar

Syahaamah Fikria • Rabu, 6 Agustus 2025 | 00:52 WIB
Bupati Pati Sudewo viral usai naikkan tarif PBB P2 sebesar 250 persen.
Bupati Pati Sudewo viral usai naikkan tarif PBB P2 sebesar 250 persen.

RADARSOLO.COM – Nama Bupati Pati, Sudewo, tiba-tiba jadi sorotan luas di media sosial.

Hal ini setelah video viralnya yang menantang para demonstran terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen.

Keputusan kontorversial kenaikan PBB P2 hingga 250 persen itu merupakan hasil kesepakatan dalam sebuah pertemuan antara Sudewo, para camat, dan anggota Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati) pada Minggu (18/5/2025).

Menurut Sudewo, penyesuaian tarif PBB-P2 yang terbilang ekstrem ini adalah sebuah keharusan. Apalagi, kata dia, tarif pajak tersebut sudah 14 tahun tidak naik.

"Telah disepakati bersama bahwa kesepakatannya itu sebesar ±250% karena PBB sudah lama tidak dinaikkan, 14 tahun tidak naik," ujarnya.

Ia juga beralasan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah, yang nantinya akan dialokasikan untuk membiayai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Namun, alasan tersebut tidak dapat meredam protes keras dari masyarakat.

Kenaikan pajak yang begitu tinggi ini memicu kegeraman warga, yang berencana menggelar unjuk rasa besar di Alun-Alun Pati pada 13 Agustus mendatang.

Lantas, siapa sebenarnya Sudewo, yang berani mengeluarkan kebijakan kontroversial itu?

Profil Sudewo

Sudewo, lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 1968.

Ia memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang cukup panjang di dunia profesional dan politik.

Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, mengambil program S1 Teknik Sipil.

Kemudian melanjutkan ke jenjang S2 Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang.

Selama kuliah, ia aktif berorganisasi, pernah menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UNS pada tahun 1991.

Jejak organisasinya berlanjut, termasuk sebagai Ketua Keluarga Besar Marhaenis (2000), Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (2001), dan anggota dewan penasihat Forum Komunikasi Desa Seluruh Indonesia (Fokerdesi).

Di dunia politik, ia juga pernah menjadi koordinator tim sukses Pilkada dan Pilgub.

Jejak Karier dan Perjalanan Politik Sudewo

Sudewo memulai karier profesionalnya sebagai karyawan di PT Jaya Construction pada tahun 1993.

Ia kemudian beralih ke sektor pemerintahan, mengawali sebagai tenaga honorer di Departemen Pekerjaan Umum Kanwil Bali dan Jawa Timur, hingga akhirnya diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar.

Kariernya di politik mulai menanjak saat ia terpilih sebagai anggota DPR RI selama dua periode, yaitu 2009–2013 dari Partai Demokrat.

Kemudian, melaju lagi ke Senayan dengan kendaraan Partai Gerindra untuk periode 2019–2024.

Pada periode keduanya, ia mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah III dan bertugas di Komisi V.

Sudewo sempat gagal di panggung Pilkada, yakni saat maju dalam pencalonan Bupati Karanganyar tahun 2002.

Namun, dia kahirnya sukses melenggang menduduki kursi bupati, usai memenangkan Pilbup Pati 2025, berpasangan dengan dengan Risma Ardhi Chandra. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#kenaikan pajak #bupati pati #sudewo #pbb p2 #viral #Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan