Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Heboh Misteri Puluhan Kepala Kucing di Pasar Sidoarjo, Disebut untuk Supply Restoran dan Pakan Reptil: Ini Kata Pedagang dan Polisi

Syahaamah Fikria • Jumat, 8 Agustus 2025 | 02:35 WIB
Ilustrasi kucing sedang makan sesuai kebutuhannya. (ISTIMEWA)
Ilustrasi kucing sedang makan sesuai kebutuhannya. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM – Viral isu penemuan puluhan bangkai kepala kucing di Pasar Sepanjang, Sidoarjo, menghebohkan masyarakat, terutama para pecinta kucing atau cat lover.

Kabar ini menimbulkan keresahan besar setelah video yang beredar mengklaim bahwa potongan-potongan kepala tersebut digunakan untuk menyuplai restoran hingga pakan reptil.

Video yang memicu kehebohan ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @momscat.tina.

Akun tersebut mengklaim mendengar cerita dari sejumlah pedagang yang menemukan bangkai kepala kucing dan melihat kucing-kucing dimasukkan ke dalam karung.

"Seorang wanita dm mengaku tinggal di daerah Pasar Sepanjang, pernah secara tidak sengaja memergoki langsung kucing-kucing disembelih oleh orang laki di dalam Pasar Sepanjang. Sekitar waktu Shubuh. Tapi dia ketakutan diminta informasi lebih lanjut," tulis akun itu.

Masih dalam postingannya, pemilik akun yang menyebut sebagai cat lover itu juga mengunggah soal dugaan mafia kucing di Surabaya.

"Mafia kucing Surabaya. Melakukan perdagangan kucing dengan mengambil kucing-kucing di jalanan, di pasar, di tempat sampah, di kampung milik warga. Untuk supply restoran, pakan reptil ular, pakan reptil buaya di penangkaran, pakan hewan buas harimau singa, campuran daging pedagang kelas bawah," tulis akun tersebut.

Dia pun mendesak pemerintah daerah di Surabaya untuk turun tangan dan menindak tegas aksi-aksi tak bertanggung jawab terhadap hewan tersebut.

Polisi Telusuri Kabar Kepala Kucing

Menanggapi video viral tersebut, Polresta Sidoarjo segera melakukan penyelidikan.

Hasilnya, informasi soal penemuan kepala kucing itu disebut tidak berdasar.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Taman Ipda Andri Sasongko mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan dari salah seorang pedagang pasar yang ada dalam video unggahan @momscat.tina

"Kabar tersebut adalah hoaks. Salah satu pedagang wanita dalam video sudah kami mintai keterangan dan ternyata yang bersangkutan pun tidak mengetahui secara langsung adanya kejadian itu, hanya dengar dari cerita mulut ke mulut," papar Andri.

Andri juga telah mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Pasar Sepanjang, Sumali, dan sejumlah petugas kebersihan pasar.

Tidak ada satu pun dari mereka yang pernah menemukan bangkai atau potongan kepala kucing seperti yang viral.

"Kami juga sudah minta keterangan dari petugas kebersihan. Mereka menyatakan tidak pernah melihat atau menemukan bangkai kepala kucing seperti yang viral di media sosial," jelas Andri.

Senada dengan itu, Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo M Sulton Hasan juga memastikan isu tersebut tidak benar.

Pihaknya telah turun langsung ke lapangan pada Rabu (6/8/2025), melakukan pengecekan dan berbicara dengan para pedagang.

"Kami tidak temukan bukti adanya potongan kepala kucing seperti yang disebutkan," ucap dia.

Sulton juga menegaskan jika para pedagang menyatakan tidak pernah melihat hal itu. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #kucing #hoaks #sidoarjo #Kepala Kucing #surabaya