RADARSOLO.COM – Risma Ardhi Chandra, sosok Wakil Bupati Pati kini tengah jadi sorotan lantaran digadang-gadang bakal menggantikan posisi Bupati Sudewo di tengah isu pemakzulan.
Ya, desakan agar Bupati Sudewo mundur dari jabatannya, semakin menguat.
Meski kebijakan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB P2) hingga 250 persen, yang menjadi awal kontroversi, batak dilakukan.
Namun, masyarakat yang kadung kecewa dengan kepemimpinan Sudewo sudah tak bisa dibendung. Mereka menggelar aksi demo besar-besaran di Pati, hari ini (13/8/2025).
Puncaknya, DPRD Pati akhirnya sepakat membentuk panitia khusus (pansus) pemakzulan.
Bahkan, kalangan legislator juga membeberkan sejumlah persoalan yang menguatkan alasan pemakzulan Sudewo.
Nah, jika Sudewo benar-benar mundur atau dimakzulkan, maka Risma Ardhi Chandra yang kini menjabat Wakil Bupati Pati, bakal naik posisi menjadi Bupati.
Hal itu sesuai yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Menjadi wakil bupati di usia 49 tahun, Chandra diketahui belum lama terjun ke dunia politik. Tepatnya pada Agustus 2024, saat dia bergabung ke PKB.
Sebelumnya, sosok kelahiran Semarang ini banyak berkecimpung di bidang IT dan menjadi pengusaha dengan berbagai lini bisnis.
Harta Kekayaan Risma Ardhi Chandra
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 11 April 2025, Risma Ardhi Chandra memiliki total kekayaan sebesar Rp3,89 miliar.
Nilai ini jauh di bawah Bupati Sudewo yang mencapai Rp31,5 miliar.
LHKPN mencatat aset Risma Ardhi Chandra sebagai berikut:
1. Tanah dan Bangunan
Total aset properti senilai Rp2 miliar, yang terdiri dari satu bidang tanah dan bangunan seluas 144 m2/144 m2 di Kota Tangerang.
2. Alat Transportasi
Koleksi kendaraan roda empat dengan total nilai Rp1,405 miliar.
Ini termasuk Mobil Mitsubishi Xpander Ultimate tahun 2017 (Rp225 juta), Mobil Lexus Lx.570at tahun 2011 (Rp950 juta), dan Mobil Toyota Raize tahun 2021 (Rp230 juta).
3. Harta Lainnya
Ia juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp15 juta, harta lainnya Rp125 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp345.780.950.
Dengan tidak tercatatnya utang, total kekayaan bersih Risma Ardhi Chandra mencapai Rp3.890.780.950 atau Rp3,89 miliar.
Gurita Bisnis Risma Ardhi Chandra
Sebelum terjun ke politik, Risma Ardhi Chandra mengawali karier profesionalnya sebagai rekanan IT di PLN Pati.
Setelah empat tahun, lulusan Teknik Elektro dari Universitas Katolik Soegijapranata memutuskan untuk berwirausaha dan mendirikan PT Indo Pratama Network.
Perusahaan IT ini berfokus pada layanan payment gateway.
Bisnisnya terus berkembang pesat hingga memiliki kantor di Pati, Semarang, dan Jakarta.
Dia pun memiliki ribuan tempat transaksional.
”Alhamdulilah, IT punya 32 ribu tempat transaksional,” ucap Chandra dalam sebuh wawancara dengan Radar Pati, beberapa waktu lalu.
Kesuksesannya di bidang IT tak membuatnya berhenti berinovasi.
Pada tahun 2007, ia merambah ke sektor perikanan dengan mendirikan CV Dua Putra bersama rekan-rekannya di Juwana.
Perusahaan ini kemudian tumbuh menjadi salah satu pabrik perikanan modern terkemuka di Indonesia.
Kemudian berganti nama menjadi PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. pada tahun 2015.
"Pada 2007 bersama teman-teman di Juwana. Waktu itu namanya CV Dua Putra. Kemudian akhirnya pada 2015 berkembang menjadi PT resmi,” papar dia.
Perusahaan ini bahkan mendapatkan apresiasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tak berhenti di situ, ia juga menjalin kemitraan di bidang batu bara di Jakarta.
Kini, dengan isu pemakzulan yang menguat, Risma Ardhi Chandra berpotensi besar untuk mengambil alih kendali kepemimpinan di Kabupaten Pati. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria