RADARSOLO.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Kurniawan Lukminto (IKL), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit bank ke PT Sritex Tbk.
Iwan Kurniawan Lukminto menjadi tersangka ke-12 dalam perkara yang menyeret sejumlah pejabat bank dan petinggi perusahaan tekstil tersebut.
Hal tersebut dipaparkan Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo.
"Pada hari ini tim penyidik pada Jampidsus kembali menetapkan satu orang tersangka dengan identitas IKL selaku mantan Wakil Dirut PT Sritex 2012–2023," ujar Nurcahyo Jungkung Madyo, Rabu (13/8/2025).
Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengantongi cukup bukti, mulai dari keterangan saksi, surat, hingga pendapat ahli.
Iwan Kurniawan Lukminto diduga menandatangani sejumlah surat permohonan pencairan kredit dari beberapa bank kepada Sritex.
Untuk kepentingan penyidikan, Kejagung menahan Iwan selama 20 hari ke depan sejak Rabu (13/8) di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan 11 tersangka lainnya dalam kasus ini, antara lain:
-
Iwan Setiawan Lukminto (ISL) – Mantan Direktur Utama Sritex
-
Dicky Syahbandinata (DS) – Pemimpin Divisi Komersial dan Korporasi Bank BJB (2020)
-
Zainuddin Mappa (ZM) – Direktur Utama Bank DKI (2020)
-
Allan Moran Severino (AMS) – Direktur Keuangan Sritex (2006–2023)
-
Babay Farid Wazadi (BFW) – Direktur Kredit UMKM & Direktur Keuangan Bank DKI (2019–2022)
-
Pramono Sigit (PS) – Direktur Teknologi Operasional Bank DKI (2015–2021)
-
Yuddy Renald (YR) – Direktur Utama Bank BJB (2019–Maret 2025)
-
Benny Riswandi (BR) – Senior EVP Bisnis Bank BJB (2019–2023)
-
Supriyatno (SP) – Direktur Utama Bank Jateng (2014–2023)
-
Pujiono (PJ) – Direktur Bisnis Korporasi & Komersial Bank Jateng (2017–2020)
-
Suldiarta (SD) – Kepala Divisi Bisnis Korporasi & Komersial Bank Jateng (2018–2020)
Kasus dugaan korupsi ini diduga merugikan keuangan negara dalam jumlah besar dan menjadi salah satu sorotan utama publik, mengingat Sritex merupakan perusahaan tekstil terbesar di Indonesia.(np)
Editor : Nur Pramudito