RADARSOLO.COM - Seorang tamu hotel di Pekalongan, Jawa Tengah, bernama Rama Sahid membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat menginap di Hotel Indonesia Pekalongan.
Ceritanya yang diunggah melalui akun TikTok @ramasahid langsung viral dan memicu hujan kritik warganet.
Rama memilih hotel tersebut karena mengusung konsep syariah dan menawarkan harga promo di aplikasi pemesanan online.
Namun, saat check in, ia diminta membayar biaya tambahan.
“Saya kekeh dengan prinsip saya, nggak ada tambahan biaya sama sekali,” ujar Rama.
@ramasahid PART 1 - Check in di Hotel Syariah ? Kenapa ada biaya tambahan ? berujung saya diusir. Perlakuan kasar, Uang juga tidak kembali #walikotapekalongan #pekalongan #service #hotelpekalongan #hotelindonesiapekalongan @Yuk Berani Bicara ♬ suara asli - Rama Sahid
Menurutnya, ini kali pertama ia diminta membayar biaya tambahan meski sebelumnya sudah sering menginap di hotel.
Baca Juga: DJ Patricia Schuldtz Anak Siapa? Bakmi Apo Ikut Viral Usai Sang Pemilik Dilamar Putra Tommy Soeharto
Debat Panas hingga Diusir
Rama menolak permintaan tersebut dengan alasan masalah selisih harga seharusnya diselesaikan antara pihak hotel dan aplikasi, bukan dibebankan ke tamu. Perdebatan pun terjadi.
“Yang ngakunya akadnya syariah, tetapi setelah sampai sana malah dikasih biaya tambahan,” tegasnya.
Meski sempat diizinkan masuk kamar tanpa membayar tambahan, Rama akhirnya diusir lantaran dinilai tidak mematuhi aturan hotel.
Pintu kamarnya bahkan dipukul keras dari luar karena terkunci.
@ramasahid PART 2 - Oknum hotel kalah arqumen, masih belum terima. Saya malah diusir ! @Pekalongandalamberita_ @infopekalongan #viral #traveloka #pekalongan #hotelpekalongan #infopekalongan ♬ suara asli - Rama Sahid
Rama juga dituduh membuat tamu lain tidak nyaman.
@ramasahid PART 3 - Oknum hotel gedor kamar, main kasar, saya diusir jam 11 malam !! Astaghfirullah @Pekalongandalamberita_ @infopekalongan @Mas Aaf @Yuk Berani Bicara #pekalongan #hotelindonesiapekalongan #traveloka #viral #pelayanan ♬ suara asli - Rama Sahid
Saat meminta refund, pihak hotel menolak dan memintanya menghubungi langsung pihak aplikasi.
Viral di TikTok, Rating Hotel Anjlok
Rama yang dikenal sebagai founder Adaptable Consulting dan 'Yuk Berani Bicara' ini mengunggah tiga video yang masing-masing ditonton hingga belasan juta kali.
Akibatnya, Hotel Indonesia Pekalongan dibanjiri ulasan buruk.
Di Google Maps, rating hotel anjlok menjadi 3,7/5 bintang dari 830 ulasan, bahkan sempat diubah namanya oleh warganet menjadi Hotel Ghoib Indonesia Pekalongan.
Klarifikasi Hotel Indonesia Pekalongan
Melalui unggahan Instagram @popfmindonesia, pihak hotel mengakui adanya biaya tambahan Rp10.224 dan menyebutnya sebagai bagian dari aturan internal.
Mereka juga mengajak Rama bertemu untuk menyelesaikan kesalahpahaman.
Namun, klarifikasi tersebut tak mampu meredam amarah warganet.
“Pakai nama syariah tapi ada sistem riba,” tulis akun @affandia***.
“Sudah lama modus minta extra payment di lokasi,” tambah @egaandala***.
Editor : Nur Pramudito