RADARSOLO.COM – Sosok Aliah Sakira mencuri perhatian publik setelah terpilih menjadi pembawa baki pada upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025).
Aliah merupakan salah satu dari 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2025 yang dilantik oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) mewakili Presiden Prabowo Subianto pada 16 Agustus 2025.
Putri Asli Makassar
Dikutip dari laman resmi BPIP, Senin (18/8/2025), Aliah adalah siswi SMA Negeri 14 Makassar sekaligus putri dari pasangan Djabbar B dan Azmach Febriany.
Ia lahir di Makassar pada 1 Oktober 2008, menjadikannya putri asli Sulawesi Selatan yang kini membanggakan daerahnya di panggung nasional.
Perjalanan Jadi Paskibraka Tingkat Pusat
Dalam akun Instagram pribadinya @aliah_sakira, ia membagikan perjuangannya hingga akhirnya dipercaya membawa baki.
Aliah mengikuti seleksi berjenjang mulai dari tingkat provinsi di Sulawesi Selatan, kemudian melanjutkan ke seleksi calon Paskibraka tingkat nasional pada 25 Juni 2025.
Proses verifikasi di Jakarta berlangsung pada 25–29 Juni 2025.
Setelah melalui rangkaian panjang, pada 16 Agustus 2025 Aliah resmi dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka yang mendapat amanah besar membawa baki pada upacara penurunan bendera di Istana Merdeka.
Formasi Paskibraka Penurunan Bendera HUT RI ke-80
Berikut susunan formasi Paskibraka yang bertugas dalam upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, 17 Agustus 2025:
-
Danpok 17: Adinata Kurniawan Harahap (Sumatera Utara)
-
Pembawa Baki: Aliah Sakira (Sulawesi Selatan)
-
Pembawa Cadangan Baki: Sultana Najwa (DKI Jakarta)
-
Danpok 8: I Kadek Mentor Sad Ananta Wicaksana (Bali)
-
Penggerek: Hilton Pratama Mantong (Sulawesi Barat)
-
Pembentang: Muhammad Ghaalib Al Ghifari (Lampung)
-
Serpihan Kelompok 8: Anindya Putri Aprilia (Jawa Tengah), Tersisia Devota (Papua Selatan), Thifaal Maahirah Atika (Kepulauan Riau).
Dengan kiprahnya, Aliah Sakira tidak hanya mengharumkan nama sekolah dan daerah asalnya, tetapi juga menjadi inspirasi generasi muda Indonesia.(np)
Editor : Nur Pramudito