RADARSOLO.COM - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, kembali membuat langkah strategis dengan mencopot Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dari kursi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.
Sebagai pengganti, Megawati menunjuk politisi senior asal Solo, FX Hadi Rudyatmo, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jateng.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan DPP PDIP Nomor 02/KPTS/DPP/VIII/2025 yang diterbitkan pada 15 Agustus 2025.
Mengapa Bambang Pacul Diganti?
Menurut Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun, pergantian Bambang Pacul merupakan bagian dari konsolidasi partai.
Dia sekaligus membantah soal kabar Bambang Pacul dicopot Ketua DPD PDIP Jateng.
"Ada yang bilang dicopot, itu tidak benar," kata dia.
Dia mengatakan, Kongres VI telah memutuskan dalam AD/ART Partai bahwa pengurus DPP periode 2025–2030 tidak lagi boleh merangkap jabatan.
Adapun Bambang Pacul diketahui saat ini memegang dua posisi sekaligus, yakni Ketua DPD PDIP Jawa Tengah dan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP.
Untuk menghindari rangkap jabatan, Megawati pun menunjuk sosok lain sebagai pengganti sementara.
Jejak Akademis dan Karier Bambang Pacul
Bambang Pacul lahir di Solo pada 17 Juli 1958. Rekam jejak akademisnya terbilang mentereng.
Ia menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jurusan Teknik Kimia hingga meraih gelar sarjana tahun 1988.
Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan studi S2 di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya dan berhasil menyandang gelar MBA.
Karier profesionalnya dimulai sebagai pendidik di STIE YKPN Yogyakarta.
Ia juga aktif mengembangkan lembaga pendidikan hingga mendirikan Indonesia Marketing Association.
Memasuki dunia politik pada awal 2000-an, Bambang Pacul bergabung dengan PDIP.
Namanya terus melesat hingga dipercaya menjadi anggota DPR RI, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, hingga kini menduduki kursi Wakil Ketua MPR RI periode 2024–2029.
Jejak Hidup dan Karier Politik FX Hadi Rudyatmo
Berbeda dengan Bambang Pacul yang berangkat dari jalur akademis, FX Hadi Rudyatmo atau akrab disapa FX Rudy lebih dekat dengan akar rumput.
Pria kelahiran Solo, 13 Februari 1960 ini menamatkan pendidikan hingga STM Penerbangan sebelum bekerja di perusahaan farmasi KONIMEX.
Karier politiknya berawal dari lingkungan masyarakat, yakni sebagai Ketua RT.
Berkat aktivitas sosial yang tinggi, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Solo dari Fraksi PDIP pada Pemilu 2004.
Popularitasnya makin menanjak saat mendampingi Joko Widodo sebagai Wakil Wali Kota Solo.
Pada 2012, Rudy menggantikan Jokowi yang naik menjadi Gubernur DKI Jakarta, dan ia pun menjabat sebagai Wali Kota Solo hingga 2015.
Rudy kemudian maju mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Solo pada Pilkada Solo 2019, berpasangan dengan pengusaha Solo Achmad Purnomo.
Kedekatannya dengan masyarakat membuat Rudy dikenal sebagai figur sederhana dan merakyat.
Kini, kepercayaan Megawati menempatkannya sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jateng dinilai sebagai momentum penting bagi partai di basis banteng terkuat.
Dua Sosok, Dua Gaya Kepemimpinan
Bambang Pacul dan FX Rudy memang sama-sama kader loyal PDIP, tapi latar belakang keduanya menunjukkan kontras gaya kepemimpinan.
Bambang Pacul lebih menonjol dengan rekam jejak akademik, pengalaman di tingkat nasional, dan strategi politik di level pusat.
FX Rudy hadir sebagai politisi lapangan yang tumbuh dari akar masyarakat, terbiasa turun langsung, dan dikenal dekat dengan wong cilik.
Keputusan Megawati mengganti Bambang Pacul dengan FX Rudyatmo sekaligus menjadi sinyal adanya penyegaran arah politik PDIP di Jateng. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria