Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Program JKN Jadi Penolong Peserta Asal Boyolali untuk Pengobatan Radang Lambung

Angga Purenda • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 01:27 WIB
Raviku, peserta JKN asal Boyolali yang menunjukan kartu kepesertaan. 
Raviku, peserta JKN asal Boyolali yang menunjukan kartu kepesertaan. 

RADARSOLO.COM-Berkat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan telah memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Hal itu yang dirasakan oleh Raviku Zuni, 30, warga Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali dalam menjalani pengobatan atas sakitnya yakni radang lambung.

Baginya memiliki jaminan kesehatan sangat dibutuhkan di tengah tingginya biaya yang harus dikeluarkan.

Tak terbayangkan oleh Raviku jika harus terus menerus mengeluarkan biaya setiap bulannya saat sakit radang lambungnya kambuh.

“Sebagai pedagang, saya kadang suka lupa dan telat makan karena terlalu sibuk mengurus kegiatan di rumah serta berdagang di psar. Akibatnya, saya sering mengalami nyeri di perut sampai ke kepala sakitnya,” ujar Raviku, Jumat (29/8/2025).

Raviku mengaku telah terdaftar menjadi peserta JKN sehingga saat sakitnya kumat langsung ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan.

Dikarenakan jika sudah kambuh bisa sampai keringat dingin hingga gemetaran.

Menjadi peserta JKN itu, Raviku bisa berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yakni Puskesmas.

Terlebih lagi tidak dikenakan biaya hingga mendapatkan pengobatan secara optimal.

“Untuk prosedur penanganan JKN ini juga gampang. Cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja. Tapi pastikan kepsertaan kita aktif,” ujar Raviku.

Ia menceritakan, bahwa selama ini dirinya sudah beberapa kali memanfaatkan layanan program JKN.

Mulai dari pemeriksaan di poli umum hingga pengambilan obat rutin untuk menstabilkan kondisi lambungnya.

Baca Juga: Hadirkan Layanan JKN hingga ke Daerah Terpencil di Indonesia, Ini Capaian BPJS Kesehatan Selama 2024

Menurutnya, pelayanan yang diberikan cukup memuaskan dan mudah diakses tanpa ada diskriminasi.

Dari dokter, perawat hingga petugas administrasi telah memberikan pelayanan dengan baik.

“Saya tidak merasa dipersulit sama sekali. Saat berobat, saya dilayani dengan optimal, cepat dan tidak berbelit-belit. Dokter yang menangani juga menjelaskan dengan bai kapa yang harus saya hindari agar penyakit ini tidak kambuh,” ujar Raviku.

Dirinya merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan oleh dokter karena juga menjawab pertanyaan yang dilontarkan olehnya.

Semua obat juga langsung diterima dari bagian farmasi tanpa tambahan iuran biaya.

Setelah terdaftar menjadi peserta JKN, Raviku tidak khawatir lagi jika secara tiba-tiba sakit radang lambungnya kambuh.

Termasuk ketika kondisi badan sedang tidak fit bisa langsung mendapatkan pelayanan secara cepat.

“Saya berterima kasih sekali kepada pemerintah atas program ini. Saya mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kepesertaan JKN untuk tetap aktif dan tidak ragu. Untuk memanfaatkan layanan kesehatan di faskes menggunakan program JKN,” ujar Raviku.

Ia juga mengungkapkan, rasa terima kasihnya kepada pemerintah karena Ia dapat menjalani pengobatan secara rutin setiap bulannya tanpa biaya.

Raviku pun berharap, semoga seluruh masyarakat Indonesia menjadi tahu betapa besarnya manfaat yang diberikan program JKN.

“Semoga tidak ada lagi masyarakat yang takut untuk berobat dalam memeriksakan kesehatan di faskes akibat khawatir soal biaya. Lebih baik terdaftar program JKN disaat masih sehat, sebelum sakit tiba,” ujar Raviku.

Dirinya pun bersyukur, karena telah terdaftar sebagai peserta JKN sehingga bisa berobat bebas biaya.

Tentunya dengan rutin membayar iuran setiap bulannya. Hal itu yang menjadikan kepesertaan JKN tetap aktif dan bisa digunakan kapan saja saat dibutuhkan.

Baca Juga: Berkat Kelola Sistem Informasi yang Berkualitas, RSU Cakra Husada Raih Penghargaan Bintang 3 Trustmark dari BPJS Kesehatan

Dari pengalamannya itu, dirinya mengajak masyarakat untuk mendaftarkan menjadi peserta JKN. Tentunya dengan menjalankan kewajiban membayarkan iuran setiap bulannya.

“Kita tidak tahu kapan sakit akan datang, yang bisa kita lakukan adalah dengan menjalani pola hidup yang bersih dan sehat (PHBS). Program ini memang untuk rakyat dan manfaatnya juga nyata. Makanya itu segera daftar sekarang juga,” tutup Raviku. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Radang #pengobatan #jkn #pelayanan #lambung #BPJS Kesehatan Boyolali